fbpx
Hukum kurban sebelum akikah

Hukum kurban sebelum akikah

Memotong hewan kurban dan aqiqah merupakan dua hal yang berbeda. Meski begitu, rupanya banyak yang mempertanyakan bagaimana hukum kurban sebelum akikah

Hukum kurban sebelum akikah

Hukum kurban sebelum akikah
Hukum kurban sebelum akikah

Seseorang yang belum aqiqah boleh berkurban dengan beberapa alasan. Bersumber pada Buku 33 Tanya Jawab Seputar Qurban karya Ustazd Abdul Somad.

Pertama yakni hukum aqiqah dan kurban sama-sama Sunnat Mu’akad, yang berarti ibadah sunnah yang dianjurkan pelaksanaannya.

Kedua, aqiqah merupakan kewajiban orang tua kepada anaknya, bukan kewajiban seseorang bagi dirinya sendiri.

كُلُّ غُلاَمٍ رَهِينَةٌ بِعَقِيقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ سَابِعِهِ وَيُحْلَقُ وَيُسَمَّيكُلُّ غُلاَمٍ رَهِينَةٌ بِعَقِيقَتِهِ تَذْ بَحُ عَنْهُ يَوْمَ سَابِعِهِ وَيُحْلَقُ وَيُسَمَّى

“Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya, aqiqahnya itu disembelihkan untuknya pada hari ketujuh (kelahirannya), rambutnya dicukur dan diberi nama”. (HR. Ahmad dan empat kitab as-Sunan).

Menurut pendapat Mazhab Hanafi ibadah Kurban menasakh semua ritual penyembelihan hewan sebelum ibadah kurban, termasuk di dalamnya ibadah Aqiqah.

Berdasarkan pada ucapan Aisyah, “Ibadah kurban menasakh semua ibadah penyembelihan sebelumnya”

Berdasarkan pendapat ini maka tidak ada kewajiban bagi orang yang belum di-aqiqahkan agar ia mengaqiqahkan dirinya sendiri setelah ia dewasa.

Ustazd Abdul Somad mengatakan, tidak ada hubungannya antara aqiqah dengan berkurban.

“Aqiqah diri saya itu tanggung jawab ayah saya terlebih dahulu terhadap diri saya, bukan tanggung jawab saya. Kalau sekarang saya punya uang, apa yang saya lakukan, ya kurban,”.

Bila momen menjelang hari Raya Idul Adha, Lebih baik mendahulukan kurban.

Menurut Ustazd Abdul Somad, Bila setelahnya ingin melaksanakan aqiqah lagi bisa dilakukan usai hari raya Idul Adha.

 

 

Tata cara aqiqah anak perempuan

Tata cara aqiqah anak perempuan

Tata cara aqiqah anak perempuan dengan laki laki sama saja, yang membedakan hanyalah jumlah kambing atau domba yang diaqiqahkan.

Berikut tata cara aqiqah anak perempuan sesuai sunnah.

Tata cara aqiqah anak perempuan

tata cara aqiqah anak perempuan
tata cara aqiqah anak perempuan
  1. Menyembelih Kambing atau Domba

Aqiqah identik dengan menyembelih kambing ataupun domba. Namun, di era modern ini, menyembelih kambing untuk aqiqah adalah hal yang merepotkan. Karena itu, banyak yang membeli masakan kambing/domba yang sudah siap digunakan untuk acara aqiqah anak. Nah Ayah Bunda bila sedang mencari jasa aqiqah dengan pelayanan terbaik segera hubungi atau kunjungi SHOWROOM ASSHIDIQ AQIQAH.

Jumlah kambing yang disembelih untuk aqiqah berbeda antara anak perempuan dan laki-laki. Untuk aqiqah anak perempuan orang tua menyiapkan satu ekor kambing. Sedangkan untuk anak laki-laki, orang tua menyembelih dua ekor kambing.

jumlah kambing/domba yang disembelih untuk aqiqah anak perempuan dan laki laki ini telah disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan Abu Dawud.

Dari Ummu Kurz ia berkata, ” Aku mendengar Nabi shallallahu ‘alahi wa sallam bersabda ‘Untuk seorang anak laki-laki adalah dua ekor kambing dan untuk akan perempuan adalah seekor kambing. Tidak mengapa bagi kalian apakah ia kambing jantan atau betina’.” (HR. Abu Dawud no. 2834-2835).

Syarat kambing/domba yang disembelih untuk aqiqah anak perempuan dan laki laki ini sama dengan hewan kurban. Yaitu kambing/domba yang berkualitas, baik dari segi jenis hingga usia. Kambing/domba tersebut juga harus bebas dari cacat dan penyakit.

disunnahkan untuk membaca doa Sebelum menyembelih kambing/domba untuk aqiqah, Sebagai berikut:

BISMILLAHI WA BILLAHI, ALLAHUMMA ‘AQIQATUN ‘AN FULAN BIN FULAN, LAHMUHA BILAHMIHI SI AZHMIHI, ALLAHUMMAJ’ALHA WIQAAN LIALI MUHAMMADIN ‘ALAIHI WA ALIHIS SALAM.

Yang artinya: ” Dengan nama Allah serta dengan Allah, Aqiqah ini dari fulan bin fulan, dagingnya dengan dagingnya, tulangnya dengan tulangnya. Ya Allah, jadikan aqiqah ini sebagai tanda kesetiaan kepada keluarga Muhammad SAW.”

  1. Memasak Daging Aqiqah

Tata cara aqiqah anak perempuan selanjutnya adalah memasak daging dari hewan yang disembelih untuk aqiqah. Soal ini, ada dua pendapat ulama mengenai daging aqiqah.

Pendapat pertama mengatakan sebaiknya daging hewan aqiqah dimasak terlebih dahulu kemudian dibagikan. Pendapat ke dua menyarankan untuk membagikan daging aqiqah seperti daging kurban, tidak dimasak terlebih dahulu.

Pendapat ulama lebih mengajurkan untuk memasak daging aqiqah terlebih dahulu sebelum membagikannya kepada orang-orang. Hal ini berdasar dalam kitab Atahzib yang ditulis Imam Al-Baghawi.

” Dianjurkan untuk tidak membagikan daging hewan aqiqah dalam keadaan mentah, akan tetapi dimasak terlebih dahulu kemudian diantarkan kepada orang fakir dengan nampan.” menurut (Imam Al-Baghawi dalam kitab Atahzib)

Menurut hadis yang diriwayatkan al-Bayhaqi, daging aqiqah sebaiknya dimasak terlebih dahulu baru dibagikan.

  1. Memakan Sebagian Daging Aqiqah

Dari hadis yang diriwayatkan al-Bayhaqi, sudah jelas disebutkan bahwa daging aqiqah sebagian dimakan. Sedangkan sebagiannya lagi dibagikan kepada orang-orang.

Tata cara aqiqah membagikan daging ini hampir sama dengan daging kurban. Sebagian daging aqiqah diberikan kepada keluarga Muslim yang melaksanakan aqiqah. Sementara sisanya dapat dibagikan kepada tetangga ataupun fakir miskin.

  1. Mencukur Rambut Bayi dan Memberikan Nama pada saat Aqiqah

Tata cara aqiqah selanjutnya adalah mencukur rambut bayi yang baru lahir dan memberikan nama kepadanya. Dalam tata cara aqiqah anak perempuan ataupun laki laki, Orang tua memberikan nama yang baik kepada anak yang baru lahir.

Memberikan nama yang baik mencerminkan bagaimana akhlak dan imannya nanti kepada Allah SWT. dan hukum mencukur rambut bayi saat melakukan aqiqah menurut pendapat yang kuat di kalangan ulama adalah sunnah.

  1. Mendoakan Bayi pada saat Aqiqah

Tata cara aqiqah anak perempuan ataupun laki laki selanjutnya adalah mendoakan bayi yang baru lahir. Berikut adalah bacaan doa yang sebaiknya diucapkan untuk bayi yang baru lahir.

” U’IIDZUKA BI KALIMAATILLAAHIT TAMMAATI MIN KULLI SYAITHOONI WA HAAMMAH. WA MIN KULLI ‘AININ LAAMMAH.” yang artinya Saya perlindungkan engkau, wahai bayi, dengan kalimat Allah yang Perkasa, dari tiap-tiap godaan syaitan, serta tiap-tiap pandangan yang penuh kebencian.

Demikianlah tata cara aqiqah anak perempuan ataupun laki laki yang sesuai sunnah, Ayah Bunda sebaiknya dipelajari dan dilaksanakan. Semoga Bermanfaat

 

Hukum aqiqah setelah dewasa

Hukum aqiqah setelah dewasa

كل غلام مرتهن بعقيقته تذبح عنه يوم سابعه ويحلق ويسمى

“Setiap anak tergadaikan dengan akikahnya, disembelih pada hari ketujuh, dicukur, dan diberi nama.”
Diriwayatkan Imam Ahamd, Nasa’i, Abu Daud, Turmudzi, dan Ibn Majah, dari Samurah bin Jundub radliallahu ‘anhu dengan sanad yang shahih.

Hukum aqiqah setelah dewasa

hukum aqiqah setelah dewasa
hukum aqiqah setelah dewasa

Tentang hukum aqiqah setelah dewasa, karena dulu ketika bayi tidak diaqiqahkan, terjadi perbedaan pendapat (khilafiyah) di kalangan ulama. Ada yang berpendapat, bisa dilaksanakan pada hari ke-7, ke-14, atau ke-21, dan tidak disyari’atkan pada hari lainnya. Nashnya adalah

“Aqiqah itu disembelih pada hari ketujuh, atau keempat belas, atau keduapuluh satunya.” (HR. Baihaqi, Thabrani).

Sebagian lagi berpendapat, aqiqah bisa dilakukan kapan pun, sekalipun sudah dewasa. Beralasan hadits dari Anas bin Malik yang berbunyi:

“Rasulullah mengakikahi dirinya sendiri setelah beliau diangkat sebagai nabi (dewasa).” (HR. Abdur Razaq dan Abu Syaikh dari jalan Qatadah dari Anas).

Ibnu Qayyim berpendapat :

“Sekiranya kanak-kanak (lelaki atau wanita) yang telah mencapai baligh dan kemudian dia mengetahui bahwa bapaknya tidak melakukan akikah untuknya, maka dalam hal ini dibenarkan dia (lelaki atau perempuan) melakukan akikahnya sendiri. Ini adalah pendapat ‘Ata dan Al-Hasan dan pandangan mazhab Syafi’i.”

Sumber perbedaan pendapat yang utama adalah perbedaan penilaian terhadap hadits Anas r.a. Sebagian ulama melemahkan hadis tersebut. Namun, sebagian menilainya hadits itu sahih.

As Shidiq Aqiqah cenderung kepada pendapat pertama, yaitu orang yang waktu kecilnya belum diakikahi, disunnahkan mengaqiqahi dirinya sendiri setelah dewasa dan mampu. Wallahu a’lam.

 

 

 

Aqiqah anak

Aqiqah anak

Di dalam islam, aqiqah anak pun tetap dilakukan. Namun, dengan cara yang benar yaitu menyembelih hewan kambing, setelah itu kepala bayi tersebut di cukur atau digunduli, dan melumurinya dengan minyak wangi. Hal ini pun dijelaskan dalam hadist yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibbah yang berbunyi “Dari Aisyah RA ia berkata: Dahulu orang-orang pada masa jahiliyah, apabila mereka mengaqiqah untuk seorang bayi mereka melumuri kapas dengan darah aqiqah. Ketika mencukur rambut bayi mereka melumurkan pada kepalanya”. Maka Nabi Muhammad ﷺ bersabda, “Gantilah darah itu dengan minyak wangi”. Dalam sejarah islam tercatat bahwa Nabi Muhammad ﷺ juga menggelar aqiqah untuk kedua cucunya dari anaknya Fatimah, Hasan dan Husein.

Aqiqah anak

aqiqah anak
aqiqah anak

Memutus dan melubangi dalam bahasa Arab عقيقة aqiqah anak dan ada pula yang mengatakan bahwa aqiqah anak adalah nama bagi hewan yang disembelih, dinamakan demikian karena lehernya dipotong, dan dikatakan bahwa aqiqah merupakan rambut yang dibawa si bayi ketika lahir. Adapun aqiqah anak berdasarkan maknanya secara syari’at adalah hewan yang disembelih untuk menebus bayi yang dilahirkan.

Aqiqah berarti menyembelih hewan kambing atau domba pada hari ke tujuh kelahiran seorang anak. Menurut bahasa, aqiqah berarti pemotongan. Hukumnya sunah muakadah bagi mereka yang mampu, bahkan sebagian ulama menyatakan wajib.

Hukum Aqiqah Anak menurut Islam

Hukum Aqiqah Anak menurut Islam
Hukum Aqiqah Anak menurut Islam

Nabi Muhammad ﷺ melaksanakan aqiqah untuk kedua cucunya, tetapi terdapat 3 pendapat ulama menurut madzhab Syafi’i dalam masalah status hukum aqiqah yaitu wajib, sunnah mu’akkad, dan sunnah.

Syarat Hewan Aqiqah

Syarat Hewan Aqiqah
Syarat Hewan Aqiqah

Hewan yang diperbolehkan disembelih untuk aqiqah anak sama seperti hewan yang diperbolehkan disembelih untuk kurban, dari sisi usia dan kriteria. Selain itu terdapat persyaratan lainnya untuk hewan aqiqah anak yang akan disembelih, berikut kriterianya

  1. Hewan aqiqah anak tidak boleh cacat dalam artian buta sebelah, kurus, patah tulang dan sakit.
  2. Ketika membeli hewan aqiqah anak tidak diperbolehkan untuk patungan, sebagaimana dalam udhhiyah baik kambing/domba, atau sapi dan unta. Sehingga bila seseorang aqiqah dengan sapi atau unta hanya cukup bagi satu orang saja, tidak diperbolehkan bagi 7 orang.
  3. Daging yang sudah disembelih pada saat aqiqah anak, dilarang dijual kepada orang lain.

Aqiqah memiliki 3 hukum yaitu wajib, sunnah Mu’akkad dan sunnah. Untuk melakukan aqiqah masing-masing anak memiliki perbedaan dalam jumlahnya yaitu untuk anak perempuan 1 kambing dan anak laki-laki 2 kambing. Apabila Ayah Bunda kesulitan untuk mencari hewan kambing untuk aqiqah anak, asshidiq aqiqah menyediakan jasa aqiqah yang Sesuai dengan syari’at diatas.

 

 

 

Aqiqah untuk anak laki laki

Aqiqah untuk anak laki laki

Islam mengajarkan untuk menyembilih kambing saat aqiqah dilaksanakan. Aqiqah untuk anak laki laki, orangtua dianjurkan menyembelih dua ekor kambing. Sementara itu, seekor kambing jika yang dilahirkan itu adalah bayi perempuan sebagai ungkapan rasa syukur.

Lantas, apa jadinya jika orangtua tak memiliki kemampuan untuk memenuhi anjuran tersebut? Atau hanya mampu membeli satu kambing, padahal dikaruniai bayi laki-laki?

Aqiqah untuk anak laki laki

Aqiqah untuk anak laki laki
Aqiqah untuk anak laki laki

Disadur dari BincangSyariah, disebutkan bahwa aqiqah dengan seekor kambing untuk anak laki-laki dinilai cukup dan sah. Jumlah kambing yang disunahkan untuk disembelih ketika melakukan aqiqah tidak ada perbedaan antara anak laki-laki dan perempuan yaitu seekor kambing di kalangan ulama Malikiyah.

Nabi Muhammad ﷺ sendiri ketika melakukan aqiqah untuk Hasan dan Husain, masing-masing dengan satu ekor kambing. Dalam hadis riwayat Imam Abu Daud dari Ibnu Abbas, dia berkata:

“Sesungguhnya Nabi SAW pernah melakukan akikah untuk Hasan dan Husain, masing-masing satu ekor gibas (domba).”

Di dalam kitab Muhadzab fi Fiqhil Imam Assyafi’i, Imam Abu Ishaq Syairazi menegaskan kebolehan aqiqah dengan satu ekor kambing ini untuk anak laki-laki. Beliau berkata:

“Jika masing-masing anak baik laki-laki maupun perempuan diakikahi dengan satu ekor kambing, maka itu boleh karena ada riwayat dari Ibnu Abbas yang menyatakan bahwa Nabi SAW mengakikahi Hasan dan Husain masing-masing satu kambing gibas (domba).”

Meski diperbolehkan dan dinilai cukup dan juga sah melakukan aqiqah dengan satu ekor kambing untuk anak laki-laki, namun jika mampu dan tidak ada kendala lainnya, Sebaiknya aqiqah untuk anak laki-laki disempurnakan dengan menyembelih dua ekor kambing.

Hal ini karena satu ekor kambing atau domba hanya menjadi batas jumlah minimal yang mencukupi dalam aqiqah untuk anak laki-laki dan perempuan.

 

 

 

Doa ucapan selamat untuk kelahiran anak

Doa ucapan selamat untuk kelahiran anak

Setelah anak terlahir, Puncaknya ketika aqiqah anak di hari ketujuh, sanak saudara dan tetangga berdatangan. Mereka membawa doa ucapan selamat untuk kelahiran anak. Semua berbahagia. Doa sanak saudara dan tetangga mengikis sedikit demi sedikit rasa sakit yang dialami oleh ibunda saat melahirkan anaknya dan berganti dengan keceriaan.

Ada doa ucapan selamat untuk kelahiran anak yang sering diamalkan oleh kebanyakan masyarakat muslim di sekitar.

Kalimat doa ucapan selamat untuk kelahiran anak tersebut diyakini oleh kebanyakan masyarakat sebagai ucapan selamat dan doa yang sudah sesuai lafalnya dengan contoh dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Doa ucapan selamat untuk kelahiran anak

doa ucapan selamat untuk kelahiran anak
doa ucapan selamat untuk kelahiran anak

Lafal pertama bersumber dari atsar tabi’in. Ini hadits maqthu’, bukan hadits marfu’. Yaitu lafal yang bersumber dari al-Hasan al-Bashri:

جَعَلَهُ اللَّهُ مُبَارَكًا عَلَيْكَ وَعَلَى أُمَّةِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

“Semoga Allah menjadikan ia keberkahan bagimu dan bagi umat Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.”

Lafal yang kedua bersumber dari hadits. Yakni doa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada Ummu Sulaim atas kelahiran anak laki-lakinya:

بَارَكَ اللَّهُ لَكِ فِيهِ وَجَعَلَهُ بَرًّا تَقِيًّا

“Semoga Allah memberkahimu pada bayi ini dan semoga Allah menjadikannya sebagai anak yang berbakti dan bertakwa.”

Wallahu a’lam

Demikian Sahabat As Shidiq Aqiqah, Semoga Bermanfaat

Contoh Undangan Aqiqah lewat WA

Contoh Undangan Aqiqah lewat WA

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Bagi para orang tua atau sebuah keluarga yang akan baru saja dikarunia seorang anak, seorang keponakan, seorang adik ataupun seorang kakek dan nenek yang baru dikaruniai cucu yang lucu pasti ingin sekali mengadakan salah satu perintah Nabi Muhammad ﷺ yaitu melaksanakan Aqiqah. Aqiqah ini sendiri merupakan salah satu bentuk rasa syukur atas kelahiran anak tercinta. Aqiqah adalah ibadah yang sarat makna dan hikmah, di antaranya:

  1. Menghidupkan sunnah Nabi Muhammad ﷺ yang beliau lakukan dan beliau perintahkan umatnya untuk melakukannya;
  2. Bentuk berkurban bagi anak untuk mendekatkan diri kepada Allah ‘azza wa jalla di saat awal ia terlahir di dunia;
  3. Akikah/aqiqah akan melepaskan anak dari statusnya yang tergadaikan sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Semua anak tergadaikan dengan akikahnya.” (Sahih, HR. Abu Dawud, at-Tirmidzi, an-Nasai, dan Ibnu Majah)

Dengan adanya acara aqiqah tersebut maka kita juga memerlukan undangan untuk mengundang rekan kerja, kerabat serta teman-teman semua yang ada di sekitar rumah atau dikampung halaman. Minimalnya adalah undangan aqiqah untuk teman sekantor dan sebagainya.

Di zaman serba canggih sekarang untuk menghemat waktu serta mengurangi jumlah pemakaian kertas biasanya kebanyakan masyarakat akan menggunakan sarana telekomunikasi yang efektif seperti melalui suara dan pesan teks atau gambar. Komunikasi melalui suara biasa digunakan sarana telepon, voice call (Whatsapp, Messanger, Telegram dan sebagainya) serta komunikasi melalui pesan teks banyak jalannya bisa menggunakan Whatsapp, Telegram, Messanger dan lain sebagainya.

Dengan menggunakan sarana Whatsapp untuk membuat undangan acara aqiqah tersebut. Tentunya nomor-nomor orang-orang yang akan kita undang sudah kita kantongi. Contoh undangan berikut ini adalah Contoh Undangan Aqiqah lewat WA

Contoh Undangan Aqiqah lewat WA

Contoh Undangan Aqiqah lewat WA
Contoh Undangan Aqiqah lewat WA

===
Contoh Undangan Aqiqah lewat WA

Assalamu’alaikum.
Bismillah. Mohon ijin Bapak/Ibu unsur Pimpinan beserta seluruh staf kantor…. Tanpa mengurangi rasa hormat, kami bermaksud mengundang Bapak/Ibu seluruhnya untuk hadir dalam acara syukuran (aqiqah) atas kelahiran putri kami yang ke-3 pada :

Hari : Selasa, 26 Februari 2019
Waktu : ba’da sholat Zuhur (pukul 13.00 s.d selesai)
Tempat : Perum Indah Lestari blok AZ Depok

Semoga berkenan hadir bagi yang tidak berhalangan. Karena sifatnya makan siang/syukuran serta mengingat terbatasnya ruangan dirumah kami, agar kehadirannya dapat diatur secara bergantian serta tidak membawa hadiah berupa apapun juga. Terima kasih.

Assalamu’alaikum.
Yang berbahagia,

Abdullah & Rumy
===============================

Contoh undangan aqiqah yang dapat dikirim ke Whatsapp Grup (WAG)

Assalamu’alaikum.
Bismillah. Mohon ijin Bapak/Ibu unsur Pimpinan beserta seluruh staf kantor PT.xxxx. Tanpa mengurangi rasa hormat, kami bermaksud mengundang Bapak/Ibu seluruhnya untuk hadir dalam acara syukuran (aqiqah) atas kelahiran putri kami yang ke-4 pada :

Hari : Selasa, 26 Februari 2019
Waktu : Setelah sholat Zuhur (pukul 13.00 s.d selesai)
Tempat : Perum Indah Lestari blok AZ nomor 100 Kelurahan Sukmajay

Semoga berkenan hadir bagi yang tidak berhalangan. Karena sifatnya makan siang/syukuran/aqiqah serta mengingat terbatasnya jumlah ruangan dirumah kami, agar kehadirannya dapat diatur secara bergantian serta tidak membawa hadiah/kado berupa apapun juga. Terima kasih.

Assalamu’alaikum.
Yang berbahagia,

Rahman & Yumna
===

Contoh undangan aqiqah melalui pesan Whatsapp Secara Pribadi

Assalamu’alaikum.
Bagaimana kabarnya bro/sis? Semoga dalam lindungan Allah Jalla Wa Alla. Alhamdulillah bro/sis ane baru dapat putra/putri lagi yang ke-3. Maka tanpa mengurangi rasa hormat, ane bermaksud mengundang bro/sis untuk hadir dalam acara syukuran (aqiqah) atas kelahiran putra/putri kami yang ke-3 pada :

Hari : Selasa, 26 Februari 2019
Waktu : ba’da sholat Zuhur (pukul 13.00 s.d selesai)
Tempat : Perum Indah Lestari blok AZ Penajam Depok 2 Tengah

Semoga bisa hadir ya bro/sis karena tanpa kehadiran ente rasanya ada yang kurang. Oh iya karena cuman makan siang doang, ane rasa cukup dengan kehadiran ente di acara penting ane ini dan tanpa membawa apa-apa ya (namanya juga cuman makan-makan seneng). Ente datang ane sudah banget lo bro/sis, jadi datang ya kalau nggak ada halangan. Tengkyu.

Assalamu’alaikum.
Kami berbahagia,

Ariel & Nurul
===

Contoh Undangan Aqiqah lewat WA baik secara pribadi dan Whatsapp Grup (WAG) Keluarga, Kantor, Komunitas, Forum serta lainnya dan tentunya dengan harapan orang-orang yang kita undang tersebut dapat menghadiri undangan kita tersebut. Semoga bermanfaat Sahabat As Shidiq Aqiqah

 

Bolehkah Aqiqah dengan Kambing Betina

Bolehkah Aqiqah dengan Kambing Betina

Aqiqah disyariatkan dalam Islam, sebagaimana Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengaqiqahi Al Hasan dan Al Hushain. Namun para ulama berselisih tentang hukumnya. Sebagian ada yang mewajibkan dan mayoritas mereka mensunnahkannya.

Imam Ahmad berkata: Al aqiqah merupakan Sunnah dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melakukan aqiqah untuk Al Hasan dan Al Hushain. Para sahabat Beliau juga melakukannya. Dan dari Samurah, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

كُلُّ غُلاَمٍ مُرْتَهِنُ بِعَقِيْقَتِهِ

“Semua anak yang lahir tergadaikan dengan aqiqahnya” [HR Abu Dawud, At Tirmidzi dan An Nasa-i].

Sehingga tidak patut, jika seorang bapak tidak melakukan aqiqah untuk anaknya. [1]

Aqiqah disyariatkan pada orang tua sebagai wujud syukur kepada Allah dan mendekatkan diri kepadaNya, serta berharap keselamatan dan barakah pada anak yang lahir tersebut [2]. Waktu pelaksanaanya, disunnahkan pada hari ketujuh. Jika tidak dapat, maka pada hari keempat belas. Bila tidak, maka pada hari kedua puluh satu. Sebagaimana Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda :

كُلُّ غُلاَمٍ مُرْاَهِنُ بِعَقِيْقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ السَّابِعِ

“Semua anak yang lahir tergadaikan dengan aqiqahnya, yang disembelih pada hari ketujuh”. [HR Ibnu Majah, Abu Dawud dan At Tirmidzi, dan dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jami’ Ash Shaghir, 2563].[3]

العَقِيْقَةُ تُذْبَحُ لِسَبْعٍ أَوْ لأَرْبَعَ عَشَرَةَ أَوْ لإِحْدَ وَ عِشْرِيْنَ

“Aqiqah disembelih pada hari ketujuh atau empat belas atau dua puluh satu”. [HR Al Baihaqi, dan dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jami’ Ash Shaghir, 4132].

Ada sebagian ulama, di antaranya Syaikh Shalih Fauzan yang berpendapat bolehnya melakukan aqiqah selain waktu di atas tanpa batas. Namun, mereka sepakat, bahwa yang utama pada hari ke tujuh. Sehingga, berdasarkan pendapat ini, maka orang tua yang belum mampu pada waktu-waktu tersebut dapat menundanya manakala sudah mampu.

Syaikh Shalih Al Fauzan mengatakan: Para ulama menyatakan, jika tidak memungkinkan pada hari ketujuh, maka pada hari keempat belas. Jika tidak mungkin juga, maka pada hari kedua puluh satu. Dan bila tidak mungkin juga, maka kapan saja. inilah aqiqah. [4]

Sedangkan yang berkaitan dengan ketentuan jumlah kambingnya, untuk bayi laki-laki dua kambing dan bayi wanita satu kambing. Ini berdasarkan hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَهُمْ عَنْ الْغُلَامِ شَاتَانِ وَعَنْ الْجَارِيَةِ شَاةٌ

“Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan mereka aqiqah untuk anak laki-laki dua kambing, dan anak perempuan satu kambing”. [HR At Tirmidzi dan Ibnu Majah].

Ketentuan kambingnya disini tidak dijelaskan jenisnya, harus jantan atau boleh juga betina. Namun para ulama menyatakan, bahwa kambing aqiqah sama dengan kambing kurban dalam usia, jenis dan bebas dari aib dan cacat. Akan tetapi mereka tidak merinci tentang disyaratkan jantan atau betina. Oleh karena itu, kata syah (شَاةٌ ) dalam hadits di atas, menurut bahasa Arab dan istilah syari’at mencakup kambing atau domba, baik jantan maupun betina. Tidak ada satu hadits atau atsar yang mensyaratkan jantan dalam hewan kurban. Pengertian syah (شَاةٌ) dikembalikan kepada pengertian syariat dan bahasa Arab.[5]

Dengan demikian, maka sah bila seseorang menyembelih kambing betina dalam kurban dan aqiqah, walaupun yang utama dan dicontohkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ialah kambing jantan yang bertanduk. Wallahu a’lam.

[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 04/Tahun IX/1426H/2005M. Penerbit Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo-Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-761016]
________
Footnote
[1]. Perkataan Imam Ahmad ini kami nukil dari Al Muntaqa Min Fatawa Syaikh Shalih Fauzan (3/194).
[2]. Al Muntaqa Min Fatawa Syaikh Al Fauzan (3/194).
[3]. Al Wajiz Fi Fiqhi As Sunnah Wal Kitab Al Aziz, Abdul ‘Azhim Badawi, hlm. 405.
[4]. Al Muntaqa Min Fatawa (3/193).
[5]. Tentang hal ini, lihat keterangan Syaikh Ibnu Utsaimin dalam Syarah Nadzmu Waraqat, hlm. 89-90.

Referensi

PERIHAL AQIQAH, KAMBING JANTAN ATAU BETINA

Ide Dekorasi Aqiqah Sederhana

Ide Dekorasi Aqiqah Sederhana

Dalam tradisi Islam, dikenal upacara aqiqah untuk anak yang baru lahir. Aqiqah adalah pengorbanan hewan kurban sebagai bentuk syukuran atas kelahiran anak.

Jika anak laki-laki dibutuhkan 2 ekor kambing, domba, sapi atau onta, sedangkan anak perempuan hanya 1 ekor saja. Aqiqah dilaksanakan saat usia si Kecil 7, 14, atau 21 hari.

Di Indonesia, aqiqah menjadi acara penting sehingga Bunda perlu memikirkan dekorasi aqiqah sederhana. Meski inti acara aqiqah adalah doa bersama dan mengumumkan nama si Bayi, namun Bunda tetap harus memikirkan menu sajian untuk tamu dan juga dekorasi ruangan acara aqiqah.

ide dekorasi aqiqah sederhana

1. Kuno tapi cantik

Dekorasi Aqiqah Kuno tapi cantik

Dengan tema vintage acara Aqiqah, tata meja dengan dipercantik di dalam interior yang didesain ala klasik. Bunda bisa mulai membuat taplak meja renda berwarna biru lembut dan ditambah tempat tidur bayi yang berdesain antik untuk menghidupkan suasana. Dan dekorasi vas bunga kecil yang warna soft ala shabby chic.

2. Parade karakter unik

Parade karakter unik Dekorasi Aqiqah

Meski baru lahir, Bunda sudah bisa lho, menurunkan kesukaan Bunda terhadap tokoh-tokoh kepada si Kecil. Ia tentu belum bisa memilih Little Pony atau Barbie untuk acara syukurannya ini. Bundalah yang harus memilih.

Sesuaikan dekorasi ruangan aqiqah dengan warna-warna karakter itu. Agar dekorasi aqiqah tidak terlihat sebagai pesta ulang tahun anak.

3. Elegan dan berkelas

Dekorasi aqiqah yang Elegan dan berkelas

Gunakan warna emas dan merah, atau perak dan biru muda untuk menampilkan kesan elegan dan berkelas. Warna “mewah” ini akan membuat tamu mama betah.

Semoga doa untuk si Bayi pun semakin banyak, ya Bunda!

4. Satu warna minimalis

Dekorasi Aqiqah Satu warna minimalis

Aqiqah adalah perayaan syukur, bukan pesta besar. Jadi, kesederhanaan seringkali menjadi pilihan tema.

Agar tema minimalis tetap berkesan, Bunda bisa memberikan sentuhan unik, misalnya, menggantungkan lampu lilin di balik tirai. Meski sederhana tetap elegan dan berkesan, kan!

5. Rustic yang trendi

Dekorasi Aqiqah Rustic yang trendi

Dekorasi Aqiqah Selanjutnya dengan Tema rustic sedang trendi. Tema ini menonjolkan kesan alami dan sederhana.

Perlengkapan pesta yang digunakan bisa memakai warna-warna netral dan alam. Misalnya warna dedaunan, bunga-bunga, dan memakai benda-benda yang pengerjaannya sengaja tidak diselesaikan, misalnya peti bekas ini.

6. Sederhananya monokrom

Sederhananya monokrom Dekorasi Aqiqah

Nunasa hitam, putih, dan abu-abu ternyata seru banget dijadikan warna dekorasi aqiqah. Dengan perpaduan yang pas, ruangan akan terkesan elegan tetapi sederhana. Warna monokrom juga memudahkan Bunda meletakan center piece yang menarik perhatian, misalnya foto si Kecil dalam bingkai berwarna kontras.

Sudah pasti, nanti semua mata tamu tertuju kesana!

Sudah ada Ide Dekorasi Aqiqah?

Referensi

tema untuk acara aqiqah si kecil