Makanan bumil trimester 1

Trimester 1 kehamilan merupakan fase yang sangat penting. Ibu hamil harus sangat berhati-hati tentang kebutuhan gizi Bunda selama masa kehamilan. Kebanyakan diet kehamilan membuat makanan tertentu dikonsumsi pada trimester 1.

Pada dasarnya, Ibu hamil yang diet di trimester 1 kehamilan kaya akan protein dan kalsium.

Makanan bumil trimester 1 kehamilan mengandung banyak protein. Bayi juga tumbuh pesat dalam ukuran selama ini. Gizi lain yang diperlukan dalam kelimpahan pada trimester 1 adalah kalsium. Bayi tumbuh dengan menyerap darah ibu. Dan dengan demikian, Ibu hamil membutuhkan makanan yang kaya kalsium dalam diet awal kehamilan bunda.

Seperti dilansir liputan 6, ada beberapa jenis makanan yang patut bunda konsumsi di trimester 1 kehamilan bunda.

Makanan bumil trimester 1

Makanan bumil trimester 1
Makanan bumil trimester 1
  1. Sayuran hijau

Sayuran hijau
Sayuran hijau

Sayuran hijau seperti brokoli, bayam, sawi, kale, dan kubis mengandung beragam nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil, Kandungan vitamin C, vitamin K, kalsium, zat besi, serat, folat, kalium, dan antioksidan. Sangat baik dikonsumsi oleh bumil di trimester 1.

Selain itu, kadar serat tinggi yang terkandung di dalamnya mampu mencegah sembelit pada ibu hamil. Mengonsumsi sayuran hijau juga dipercaya dapat menurunkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah.

  1. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan
Kacang-kacangan

Kedelai, kacang panjang, kacang polong, kacang tanah, dan lentil. Memiliki kandungan folat dalam kacang-kacangan yang tinggi sangat baik untuk dikonsumsi ibu hamil, terutama di trimester 1 kehamilan. Folat berguna untuk mencegah bayi mengalami cacat tabung saraf dan lahir dengan berat badan rendah.

  1. Buah-buahan

Buah-buahan
Buah-buahan

Buah-buahan juga mengandung banyak vitamin, mineral, dan serat yang dapat menjaga kesehatan pencernaan serta mencegah konstipasi. Jenis buah-buahan yang baik untuk dikonsumsi ibu hamil di trimester 1 adalah jeruk, pepaya, mangga, melon, alpukat, stroberi, pisang, dan kiwi.

Disarankan untuk mengonsumsi 5 porsi buah dengan warna berbeda setiap harinya. Tidak hanya buah segar, Bumil juga bisa mengonsumsi jus buah. Tapi ingat ya, Bumil, cuci dulu buah-buahan tersebut hingga benar-benar bersih sebelum memakan atau mengolahnya.

Hindari menambahkan gula atau pemanis pada buah yang akan dimakan karena dapat meningkatkan kadar gula darah dan merusak gigi.

  1. Susu dan produk olahan susu

Susu dan berbagai produk olahan susu, seperti yoghurt dan keju, baik untuk dikonsumsi ibu hamil trimester 1. Ini karena susu kaya akan kalsium dan protein yang dibutuhkan untuk pertumbuhan janin dan kesehatan tulang ibu hamil. Selain itu, susu juga mengandung fosfor, vitamin B, magnesium, dan zinc, serta probiotik untuk mendukung kesehatan pencernaan.

Sebaiknya pilihlah susu atau produk olahan susu yang rendah lemak dan gula, serta hindari mengonsumsi susu atau produk olahan susu yang tidak dipasteurisasi karena berisiko mengandung bakteri yang berbahaya bagi ibu hamil dan janin.

  1. Ikan, telur, dan daging

Ikan, telur, dan daging adalah makanan yang juga baik dikonsumsi oleh bumil trimester 1. Ikan merupakan sumber protein dan asam lemak omega-3 yang baik untuk perkembangan otak dan sistem saraf janin.

Jenis ikan yang sebaiknya dikonsumsi bumil adalah ikan yang tidak banyak mengandung merkuri, seperti ikan lele, kembung, nila, mujair, mas, salmon, dan tuna.

Telur, daging ayam, dan daging sapi juga merupakan sumber protein berkualitas tinggi. Selain itu, zat besi dan vitamin B di dalamnya dibutuhkan oleh ibu hamil untuk mencegah anemia, serta menurunkan risiko bayi lahir prematur atau lahir dengan berat badan rendah.

Namun saat hendak menyantapnya, pastikan daging dan telur yang dikonsumsi sudah diolah dengan baik dan dimasak hingga benar-benar matang.

  1. Makanan sumber karbohidrat

Makanan yang banyak mengandung karbohidrat seperti nasi, kentang, roti, biskuit, dan sereal. Karbohidrat sebagai sumber tenaga untuk beraktivitas diperlukan oleh bumil. Selain itu, karbohidrat juga dibutuhkan dalam proses pembentukan organ tubuh janin selama trismester 1 kehamilan.

Hal yang tidak kalah penting untuk diperhatikan selama trimester 1 kehamilan adalah mencukupi asupan cairan setiap harinya. Bumil dianjurkan untuk minum air sedikitnya 8-10 gelas sehari untuk mencegah dehidrasi.

Pastikan piring makan Bumil berisi salah satu dari setiap kelompok makanan untuk ibu hamil trimester 1 yang telah disebutkan di atas agar bumil dan janin sehat. Untuk mencukupi kebutuhan nutrisi saat hamil, Bumil juga dapat mengonsumsi suplemen kehamilan. Suplemen ini bisa diresepkan oleh dokter kandungan saat Bumil menjalani pemeriksaan kehamilan.

Jangan lupa, porsi makan Bumil juga perlu ditambah untuk mencukupi kebutuhan janin, tapi bukan berarti Bumil harus makan dua kali lipat lebih banyak. Agar tidak mual, Bumil bisa menyiasatinya dengan makan dalam porsi yang lebih kecil namun lebih sering.

 

 

 

 

Asupan makanan untuk ibu hamil

Asupan makanan sehat untuk ibu hamil

Ibu hamil dituntut selalu memerhatikan kesehatan tubuhnya dengan mengonsumsi makanan sehat untuk ibu hamil. Tidak hanya bermanfaat untuk dirinya, tetapi juga bayi dalam kandungan. Oleh karenanya, Penting bagi seorang calon ibu harus mengetahui asupan makanan untuk ibu hamil.

Asupan makanan untuk ibu hamil

Asupan makanan untuk ibu hamil
Asupan makanan untuk ibu hamil
  1. Nasi Merah atau Gandum

Nasi Merah atau Gandum
Nasi Merah atau Gandum

Tidak lupa melengkapi asupan karbohidrat yang masuk ke tubuh dengan gandum. Gandum merupakan sumber makanan sehat untuk ibu hamil yang mengandung serat, vitamin E, serta selenium yang sangat bagus untuk membantu perkembangan janin di perut. Jika tidak suka gandum, Ibu hamil bisa menggantinya dengan nasi merah.

  1. Ubi

Ubi
Ubi

Ubi merupakan makanan sehat untuk ibu hamil. Ubi merupakan makanan yang penuh serat bergizi. Selain itu, ubi juga mengandung vitamin B6, potasium, vitamin C, zat besi, serta beta-karoten. Kandungan yang terdapat dalam ubi ini baik untuk perkembangan mata, tulang, dan kulit bayi. Bahkan dapat memenuhi kebutuhan zat besi dalam tubuh.

  1. Oatmeal

Oatmeal
Oatmeal

Asupan makanan untuk ibu hamil selanjutnya adalah oatmeal. Pasalnya, oatmeal kaya akan serat, protein, dan vitamin B6. Mengonsumsi semangkuk oatmeal untuk sarapan di pagi hari akan memberikan energi ektra, apalagi saat anda sedang merasa lelah atau mual-mual. Nutrisi yang dikandung oatmeal ini juga baik untuk perkembangan bayi.

  1. Kacang-Kacangan

Kacang-Kacangan
Kacang-Kacangan

Masa kehamilan, beberapa perempuan umumnya mengalami masalah pencernaan seperti wasir atau konstipasi (susah BAB). Untuk itu, Ibu hamil disarankan banyak-banyak mengonsumsi kacang-kacangan. Selain mengandung serat yang baik untuk pencernaan, Asupan makanan untuk ibu hamil ini juga diperkaya dengan zat kalsium, folat, zat besi, dan seng.

  1. Daging tanpa lemak

Daging tanpa lemak
Daging tanpa lemak

Protein sangat dibutuhkan ibu hamil untuk pertumbuhan bayi dan memastikan otot-ototnya berkembang dengan baik. Daging adalah sumber protein yang baik serta membantu menyuplai dosis vitamin B6 yang baik untuk pertumbuhan jaringan dan otak bayi. Dalam asupan makanan untuk ibu hamil ini juga terdapat vitamin B12 juga yang fungsinya membantu menjaga kesehatan syaraf dan sel darah merah.

  1. Telur

Telur
Telur

Saat sudah memasuki trimester 2 dan 3, ibu hamil sangat disarankan untuk menambah asupan protein yang bisa diperoleh dari telur. Telur merupakan makanan sehat untuk ibu hamil yang kaya zat kolin yang sangat baik untuk membantu mengurangi risiko cacat tabung saraf pada bayi.

  1. Ikan salmon

Ikan salmon
Ikan salmon

Ikan salmon merupakan sumber asam lemak omega-3 dan protein yang sangat baik dan asupan makanan untuk ibu hamil. Asam lemak omega-3 (alias DHA dan EPA) dalam ikan ini, membantu otak bayi untuk berkembang serta meningkatkan keterampilan motorik, dan mengurangi risiko masalah neurologis si kecil di kemudian hari.

  1. Brokoli

Brokoli
Brokoli

Asupan makanan untuk ibu hamil lainnya adalah brokoli. Bermacam-macam kandungan nutrisi yang terdapat pada brokoli seperti zat besi, asam folat, dan kasium baik untuk kesehatan ibu hamil dan janin yang dikandung. Pada brokoli yang mengandung zat besi bermanfaat dalam mencegah terjadinya anemia pada ibu hamil.

Selain itu, kandungan asam folat pada brokoli juga bermanfaat dalam melindungi bayi dari kelainan tulang belakang dan cacat tabung syaraf.

  1. Pisang

Pisang menjadi asupan makanan untuk ibu hamil yang baik untuk dikonsumsi. Kandungan vitamin B6 yang terdapat pada pisang bermanfaat bagi perkembangan syaraf dan pembentukan sel darah merah pada ibu hamil. Kandungan kalium yang terdapat pada pisang juga bermanfaat dalam mengurangi risiko alami kaki bengkak yang mungkin terjadi selama trimester 3.

  1. Susu dan olahannya

Asupan makanan untuk ibu hamil selanjutnya adalah susu dan olahannya. Susu dan olahannya, Seperti yogurt, kaya akan kalsium yang membantu pembentukan tulang pada bayi serta menjaga kesehatan tulang ibu hamil.

  1. Kelapa

Kelapa mengandung banyak lemak baik. Lemak ini akan membantu memenuhi kebutuhan energi Ibu hamil. Ibu hamil bisa menyajikan makanan sehat untuk ibu hamil ini secara mentah atau menambahkannya ke hidangan lain.

  1. Jus jeruk

Jus Jeruk merupakan asupan makanan untuk ibu hamil. Minum segelas jus jeruk di pagi hari baik untuk kesehatan. Jus jeruk ini mengandung folat, kalium, dan vitamin C. Nutrisi pada jus jeruk ini dapat mencegah cacat lahir di awal kehamilan, dan memastikan kehamilan yang sehat setelahnya.

Kalium yang terdapat dalam jus jeruk penting untuk menjaga fungsi otot, metabolisme, dan kesehatan selama kehamilan. Selain itu, dapat membantu tubuh menyerap zat besi, serta menjaga gigi dan tulang agar tetap kuat dan sehat.

  1. Air

Minum air putih yang cukup dapat mencegah bayi lahir prematur, hemoroid, konstipasi, pembengkakan berlebihan, dan infeksi kandung kemih. Selama masa kehamilan, Disarankan untuk mengonsumsi asupan makanan untuk ibu hamil ini lebih kurang 2,5 liter (setara dengan 10 gelas) air dalam sehari. Sumber cairan ini juga bisa didapatkan dari makanan seperti buah dengan kadar air yang tinggi, jus, atau susu. Namun, usahakan untuk selalu menjadi air putih sebagai pilihan utama. Karenanya, Beberapa minuman seperti minuman ringan dengan kadar gula yang tinggi dapat menyebabkan hipertensi atau kenaikan berat badan.

Tips asupan makanan untuk ibu hamil

Setelah mengetahui kandungan gizi dalam asupan makanan untuk ibu hamil. Berikut adalah tips Tips asupan makanan untuk ibu hamil di masa kehamilan.

  • Pilihlah variasi makanan dari tiap kelompok makanan yang berbeda, untuk menjamin keseimbangan nutrisi yang ibu dapatkan.
  • Konsultasikan penggunaan suplemen kehamilan pada dokter jika ibu hamil merasa kurang mengonsumsi makanan dari kelompok tertentu.
  • Makan teratur 3 kali sehari dan konsumsi makanan ringan sebagai selingan 2 sampai 3 kali sehari. Dapatkan serat dari buah, sayur, gandum, sereal dan kacang-kacangan.
  • Minumlah air mineral sedikitnya 8 gelas sehari. Di tambah susu rendah lemak , jus buah segar dan sup.
  • Makan satu porsi ikan kaya minyak yang mengandung omega-3 dan satu porsi ikan daging putih setiap minggu.

Demikian Semoga Bermanfaat Sahabat As Shidiq Aqiqah

 

 

 

 

 

 

 

 

Buah bit untuk ibu hamil

Buah bit untuk bumil

Saat masa kehamilan pertama biasanya ibu hamil akan makan buah dan sayuran untuk meringankan rasa mual.

Jika bosan dengan peredam mual, Buah bit untuk ibu hamil bisa jadikan sebagai makanan untuk menemani masa awal kehamilan.

Meski rasanya sedikit getar, Jika pengolahannya benar buah bit untuk ibu hamil  memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik.

Buah bit untuk ibu hamil

buah bit untuk ibu hamil
buah bit untuk ibu hamil
  1. Dapat menurunkan risiko cacat lahir

Dapat menurunkan risiko cacat lahir
Dapat menurunkan risiko cacat lahir

Buat bit mengandung asam folat yang penting untuk pertumbuhan jaringan dan perkembangan sumsum tulang belakang janin.

Mengonsumsi buah bit untuk ibu hamil yang diiris atau dijus dapat secara signifikan membantu meminimalkan risiko anomali lahir seperti spina bifida atau kelainan tabung saraf yang terjadi saat kelahiran.

  1. Dapat meningkatkan kekebalan tubuh

Dapat meningkatkan kekebalan tubuh
Dapat meningkatkan kekebalan tubuh

Untuk menghindari berbagai penyakit dan infeksi, Ibu hamil membutuhkan tingkat kekebalan yang tinggi.

Pada buah bit memiliki sifat antioksidan yang sangat baik yang diperlukan untuk kekebalan yang kuat.

  1. Dapat mencegah osteoporosis

Dapat mencegah osteoporosis
Dapat mencegah osteoporosis

Ibu hamil sangat rentan terhadap osteoporosis. Buah bit mengandung silika yang memungkinkan tubuh untuk memanfaatkan kalsium, Sehingga mencegah dekalsifikasi gigi dan tulang, dan menurunkan risiko osteoporosis.

  1. Mengatur metabolisme

Mengatur metabolisme
Mengatur metabolisme

Sumber potasium yang sangat baik juga terdapat dalam buah bit. Mengonsumsi buah bit untuk menyeimbangkan elektrolit dan mengontrol metabolisme secara substansial selama kehamilan. Serta membantu menjaga tingkat tekanan darah pada ibu hamil.

  1. Dapat mencegah nyeri sendi dan pembengkakan

Dapat mencegah nyeri sendi dan pembengkakan
Dapat mencegah nyeri sendi dan pembengkakan

Kandungan betalain atau pigmen tumbuhan yang memberi warna kuning, jingga, merah, dan ungu yang terlihat pada bagian daun dan buah bit.

Betalin bertindak sebagai agen anti-inflamasi yang kuat. Dengan mengonsumsi buah bit ketika hamil, Ibu hamil dapat mencegah rasa sakit dan bengkak pada persendian.

  1. Pemurni darah alami

Pemurni darah alami
Pemurni darah alami

Buah bit juga berfungsi memurnikan darah, Sehingga dapat mencegah risiko penyakit dan infeksi pada janin.

Dengan Mengonsumsi jus buah bit untuk ibu hamil dapat meningkatkan stamina fisik ibu hamil dan juga menjaga tekanan darah untuk membantu dalam pengiriman yang mudah.

  1. Dapat mencegah anemia

Dapat mencegah anemia
Dapat mencegah anemia

Zat besi yang terdapat dalam buah bit dapat membantu meningkatkan jumlah hemoglobin dalam darah. Jadi makan buah bit untuk ibu hamil juga dapat mengurangi risiko anemia ya, Bun.

  1. Mengatur gula darah

Mengatur gula darah
Mengatur gula darah

di dalam buah bit juga mengandung indeks glikemik rendah yang dapat membantu mengatur kadar gula darah selama kehamilan.

  1. Mendukung perkembangan janin

Mendukung perkembangan janin
Mendukung perkembangan janin

Vitamin nutrisi yang sangat penting untuk ibu hamil. Nah, buah bit kaya akan vitamin A dan E.

Membuat Minuman jus buah bit selama kehamilan dapat membantu perkembangan janin yang optimal.

  1. Dapat memperbaiki pencernaan

Dapat memperbaiki pencernaan
Dapat memperbaiki pencernaan

Mengonsumsi Jus buah bit yang kaya serat selama kehamilan dapat meningkatkan pencernaan dan membantu buang air besar yang sehat dan secara alami, Sehingga dapat mencegah konstipasi pencernaan.

Demikian Manfaat baik Buah bit untuk ibu hamil, Konsultasikan kepada Dokter terlebih dahulu sebelum ibu hamil mengonsumsi buah bit.

Semoga Bermanfaat Sahabat As Shidiq Aqiqah

 

 

 

 

Manfaat buah plum untuk ibu hamil

Bunda, sudah tahu tentang manfaat buah plum untuk ibu hamil? Buah plum adalah salah satu buah yang sangat lezat serta mengandung nutrisi dan sangat bermanfaat bagi ibu hamil. Sebelum mengonsumsinya, Penting untuk mengetahui apa saja manfaat buah plum untuk ibu hamil

Manfaat buah plum untuk ibu hamil

manfaat buah plum untuk ibu hamil
manfaat buah plum untuk ibu hamil

Buah Plum adalah pilihan yang baik untuk dikonsumsi selama kehamilan. Ibu hamil sangat dianjurkan karena memiliki kualitas nutrisi yang baik. Tetapi, Ibu hamil yang memiliki masalah ginjal sebaiknya berhati-hati, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum makan buah plum.

Berikut beberapa manfaat buah plum untuk ibu hamil yang telah di rangkum dari berbagai sumber

  1. Dapat mencegah kelahiran prematur

Dapat mencegah kelahiran prematur
Dapat mencegah kelahiran prematur

Pada buah plum mengandung jumlah magnesium yang sangat banyak, yang dapat melemaskan otot-otot Anda. Sehingga pada ibu hamil dapat membantu menghindari kontraksi dini dan persalinan prematur.

  1. Membantu penyerapan zat besi

Membantu penyerapan zat besi
Membantu penyerapan zat besi

Selama kehamilan, Jantung memompa darah lebih banyak. Untuk memenuhi kebutuhan janin yang sedang tumbuh. Dalam banyak kasus, bisa menyebabkan anemia. Bila mengonsumsi suplemen zat besi untuk mengatasi kekurangan zat besi, Pertimbangkan untuk menambahkan plum ke dalam asupan harian juga. Ini karena plum mengandung vitamin C, yang sangat penting untuk penyerapan zat besi yang lebih baik dari makanan Bunda.

  1. Mencegah sembelit dan wasir

Mencegah sembelit dan wasir
Mencegah sembelit dan wasir

Selama proses kehamilan, kadar hormon meningkat dan penekanan dari rahim membuat sistem pencernaan bekerja sangat lamban. Inilah sebabnya ibu hamil sering mengalami masalah seperti kembung, sembelit, dan wasir. Buah plum penuh serat, sehingga dapat membantu meringankan buang air besar, sehingga membuat Bunda merasa lebih baik.

  1. Menghilangkan stres dan kelelahan

Menghilangkan stres dan kelelahan
Menghilangkan stres dan kelelahan

Banyak ibu hamil mengeluh kelelahan selama kehamilan. Menambahkan buah plum ke dalam asupan makanan selama kehamilan menjadi cara yang bagus untuk mendapatkan energi, karena buah plum ini kaya akan antioksidan dan kalium.

  1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Flu, diare, batuk mungkin terkesan menjadi penyakit yang biasa. Tapi bagi ibu hamil, penyakit paling umum ini pasti semakin membuat ibu hamil tidak nyaman. Buah Plum mengandung vitamin C, yang dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dan menjauhkan dari berbagai penyakit.

2 risiko yang dapat dialami ibu hamil saat mengonsumsi buah plum

  1. Batu ginjal

Buah Plum kaya akan oksalat. Akan tetapi bila Bunda rentan terhadap penyakit batu ginjal, Bunda mungkin perlu menghindari buah plum karena dapat meningkatkan kemungkinan batu ginjal dan gejala terkait.

  1. Berisi nol kalori

Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa Bunda tidak perlu menambahkan berat badan selama kehamilan. Tapi bukan berarti Bunda harus berdiet. Justru selama kehamilan, tubuh membutuhkan kalori ekstra untuk menambah berat badan dan juga untuk membantu bayi Bunda tumbuh.

Buah Plum mengandung nol kalori. Sehingga bila mengonsumsinya dalam sehari akan membuat Bunda merasa kenyang, tetapi tidak akan memberikan kalori yang sangat dibutuhkan. Untuk itu buah plum ini sangat cocok untuk orang yang sedang menurunkan berat badan.

Bunda makan buah plum selama kehamilan baik, aman dan sehat. Tetapi jika Bunda khawatir, bicarakan dulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya.

Referensi: hellomotherhood, momjunction

 

 

Manfaat jagung rebus untuk ibu hamil

Manfaat jagung untuk ibu hamil

Bagi Bunda yang sedang hamil, memastikan bahwa asupan makanan yang dikonsumsi mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh merupakan hal yang penting. Sebab, bukan hanya untuk kesehatan Bunda saja, janin dalam kandungan juga membutuhkan nutrisi penting untuk tumbuh kembangnya.

Untuk Bunda yang sedang menjalani pola makan sehat selama hamil, rasanya wajib memasukkan jagung ke dalam menu makanan yang Bunda konsumsi.

Jagung terbilang mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan Bunda dan juga janin dalam kandungan.

Ingin tahu apa saja manfaat jagung rebus untuk ibu hamil?

Manfaat jagung rebus untuk ibu hamil

manfaat jagung rebus untuk ibu hamil
manfaat jagung rebus untuk ibu hamil
  1. Sangat baik untuk kesehatan mata

Sangat baik untuk kesehatan mata
Sangat baik untuk kesehatan mata

Kandungan carotenoid yang terdapat pada jagung terbilang baik untuk kesehatan mata Bunda dan janin dalam kandungan. Bahkan konsumsi makanan yang mengandung carotenoid mampu menurunkan risiko alami kerusakan pada saat usia senja.

  1. Dapat mencegah Anemia

Dapat mencegah Anemia
Dapat mencegah Anemia

Ibu hamil memang rentan terkena anemia Bun. Karena itu, penting untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan zat besinya, seperti jagung.

Jagung terbilang dapat menjadi asupan yang Bunda konsumsi sebab ada beberapa zat pada jagung yang mampu mengurangi risiko terkena anemia mulai dari zat besi, vitamin B, hingga asam folat yang tinggi.

  1. Dapat mencegah terjadinya sembelit

Dapat mencegah terjadinya sembelit
Dapat mencegah terjadinya sembelit

Sembelit juga menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering dialami selama kehamilan, terutama saat kehamilan sudah memasuki trimester kedua dan ketiga. Sembelit yang Bunda alami ini disebabkan karena kondisi rahim dan janin yang terus membesar sehingga usus akhirnya sedikit tertekan.

Untuk mencegah dan mengatasi sembelit selama hamil, Bunda disarankan untuk mengonsumsi makanan yang tinggi akan kandungan serat untuk membantu memperlancar buang air besar. Jagung bisa menjadi pilihan Bun karena jagung termasuk makanan yang kandungan seratnya cukup tinggi.

  1. Sangat baik untuk perkembangan otak bayi

Sangat baik untuk perkembangan otak bayi
Sangat baik untuk perkembangan otak bayi

Pada jagung juga mengandung tiamin, yaitu zat yang dibutuhkan untuk menunjang dan mengoptimalkan perkembangan memori janin Bun. Bunda perlu untuk mengonsumsi jagung agar janin yang dikandung memiliki memori yang baik dan memiliki tingkat kecerdasan yang baik saat lahir nanti.

  1. Membantu menjaga tekanan darah tetap stabil

Membantu menjaga tekanan darah tetap stabil
Membantu menjaga tekanan darah tetap stabil

Kandungan kalium yang terdapat pada jagung terbilang membawa berbagai macam manfaat untuk kesehatan Bunda.

Selain meminimalisir terjadinya kram saat hamil, kehadiran kalium juga penting dalam membantu otot berkontraksi, menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh, hingga menjaga tekanan darah tetap stabil. Banyak kan Bunda, Manfaat jagung rebus untuk ibu hamil?

  1. Membantu mencukupi kebutuhan asam folat

Membantu mencukupi kebutuhan asam folat
Membantu mencukupi kebutuhan asam folat

Saat hamil, Bunda memang disarankan untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan asam folat. Hal ini agar kebutuhan asam folat selama hamil dapat tercukupi dengan baik sehingga Sebab kehadiran asam folat terbilang penting dalam menunjang tumbuh kembang janin dalam kandungan. Salah satu makanan yang tinggi akan kandungan asam folatnya ada pada jagung Bunda. Semoga Bermanfaat Ayah Bunda Sahabat As Shidiq Aqiqah

 

 

 

Cara menghitung hpl kelahiran bayi

cara menghitung hari perkiraan lahir

Ayah Bunda pasti sangat menunggu-nunggu hari kelahiran buah hatinya. Mencari tahu tanggal bersalin penting bagi Bunda merencanakan segala persiapan persalinan serta perawatan kehamilan yang tepat dari jauh-jauh hari. Nah, Bunda bisa memperkirakan kapan tepatnya tanggal bersalin dengan cara menghitung hpl kelahiran bayi Bunda. Berikut panduannya.

Cara menghitung hpl kelahiran bayi

cara menghitung hpl kelahiran bayi
cara menghitung hpl kelahiran bayi

Cara menghitung hpl kelahiran bayi bisa diketahui dengan mencari tahu dulu berapa usia kehamilan Bunda sekarang.

Nah, di sini yang masih suka sering salah paham. Bunda atau orang-orang di sekitar Bunda mungkin selama ini menyebut usia kehamilan dengan hitungan bulan. Misalnya, hamil 6 bulan, hamil 3 bulan, atau hamil 9 bulan.

Padahal, usia kehamilan lebih tepat dinyatakan dalam minggu dan hari. Sebab ini ada kaitannya dengan kapan hari pertama haid terakhir (HPHT) Bunda.

Usia kehamilan umumnya berlangsung selama 38-40 minggu atau 280 hari sampai waktunya melahirkan. Rentang waktu ini juga termasuk dua minggu masa pembuahan setelah menstruasi terakhir meski Bunda belum dinyatakan positif hamil.

Cara menghitung HPL adalah dengan rumus:

Pada tanggal di hari pertama menstruasi terakhir + 7 hari – 3 bulan + 1 tahun.

Contohnya jika HPHT Bunda adalah 11 April 2019 dan ditambahkan 7 hari ke depan, berarti 18 April 2019. 18 April 2019 adalah minggu pertama kehamilan Bunda. Setelahnya kurangi 3 bulan dari bulan haid terakhir tersebut, yaitu 18 Januari (April bulan ke-4 dikurang 3). Terakhir tambahkan satu tahun dari 2019. Maka dari cara menghitung ini Bunda akan mendapatkan HPL 18 Januari 2020.

Contoh lainnya apabila HPHT Bunda tanggal 8 November 2018. Kurangi 3 bulan sebelumnya, yaitu 8 Agustus 2018. Nah, 8 Agustus ditambah 7 hari 1 tahun adalah tanggal 15 Agustus 2019.

Cara menghitung Hari Perkiran Lahir (HPL) yang lebih praktis sebetulnya hanya dengan mengingat hari pertama terakhir haid dan ditambahkan 266 hari. Namun, cara hitungan ini berlaku apabila siklus haid Bunda normal setiap 28-30 hari sekali.

Cara menghitung HPL di dokter

  1. USG (ultrasonografi)

Apabila Bunda lupa kapan tepatnya hari pertama haid terakhir, tidak perlu khawatir. Bunda bisa konsultasi ke dokter untuk menjalani USG (ultrasonografi) supaya tahu berapa usia kehamilan Bunda saat ini.

Tidak semua wanita sempat melakukan USG di awal kehamilan. Banyak pula yang tidak menyadari bahwa mereka sedang hamil. Dengan USG atau ultrasonografi dapat memberi tahu tanggal persalinan lebih akurat dibanding cara menghitung HPL pakai rumus.

Namun, dokter biasanya menyarankan cari tahu HPL lewat USG hanya jika siklus haid Bunda normal. Dokter umumnya juga meragukan USG atau ultrasonografi untuk menghitung hari perkiraan lahir apabila ibu hamil sudah berusia 35 tahun atau lebih.

Dan juga USG atau ultrasonografi tidak dianjurkan apabila Bunda memiliki riwayat keguguran atau komplikasi kehamilan yang dalam pemeriksaan fisik sebelumnya sudah dinyatakan bisa memengaruhi hari perkiraan lahir bayi.

  1. Menghitung detak jantung janin

Selain USG (ultrasonografi), ada juga cara menghitung HPL dengan mengetahui detak jantung bayi pertama kali terdengar. Biasanya pada sekitar minggu ke-9 atau 10, meski bisa bervariasi, dan ketika ibu pertama kali merasakan gerakan janin.

Gerakan janin biasanya mulai terdeteksi antara usia kehamilan 18-22 minggu, tetapi bisa lebih awal atau lebih lambat. Dari sini, dokter bisa menentukan hari perkiraan lahir bayi Bunda.

  1. Ketinggian fundus uteri

Fundus wanita lokasinya berada dari tulang panggul sampai ke bagian atas rahim Bunda. Tiap Bunda periksa rutin kehamilan, dokter bisa menentukan hari perkiraan lahir dari ketinggian fundus. Semakin tua usia kehamilan, umumnya fundus akan semakin kecil jaraknya.

Bagaimana cara menghitung HPL untuk kehamilan IVF?

Berbeda cara hamil, berbeda pula cara menghitung HPL (Hari Perkiraan Lahir). Bahkan, Pada tanggal jatuh tempo kelahiran bayi IVF lebih akurat dari kehamilan lewat proses pembuahan alami.

Lewat IVF, Bunda dan dokter akan tahu pasti tanggal pembuahan sel telur dan pemindahan embrio (sel telur yang berhasil dibuahi sperma) ke dalam rahim. Kemudian, Hari persalinan dapat diperkirakan dengan menambahkan 266 (38 minggu) hari sejak tanggal pembuahan. Selain itu, proses pengambilan sel telur sebelumnya juga sudah dijadwalkan sebelum wanita ovulasi.

Maka, cara menghitung Hari Perkiraan Lahir (HPL) untuk kehamilan IVF adalah dengan cukup menambahkan 38 minggu (266 hari) setelah proses inseminasi sel telur. Hitungan 38 minggu ini hanya untuk yang punya periode menstruasi tiap 28 hari sekali.

Cara lainnya untuk menghitung Hari Perkiraan Lahir (HPL) dari kehamilan bayi tabung adalah dihitung dari tanggal transfer embrio ke dalam rahim lalu ditambahkan 38 minggu. Misalnya, jadwal transfer embrio Bunda adalah 8 Mei 2019. Tambahkan 38 minggu dari waktu itu, maka Bunda akan mendapatkan 29 Januari 2020.

Cara menghitung HPL kehamilan IVF sebetulnya tidak dihitung berdasarkan waktu pembuahan, namun berdasarkan tanggal transfer embrio. Ini akan memberikan perkiraan tanggal bersalin yang lebih akurat. Perkiraan ini juga dapat lebih lanjut dipastikan lewat cek USG (ultrasonografi).

Hari Perkiraan Lahir (HPL) suka berubah-ubah

Walaupun Bunda sudah tahu kapan kira-kira buah hati Bunda lahir, hasil akhir dari cara menghitung HPL tidak bisa dijadikan patokan pasti. Kenyataannya, tanggal bersalin mungkin bisa lebih maju atau mundur dari perkiraan tanggal HPL Bunda saat ini.

Perkiraan hanya 5% ibu hamil yang melahirkan tepat di hari perkiraan lahirnya. Selebihnya melenceng dari jadwal. Berikut beberapa penyebab umum tanggal persalinan berubah meskipun cara menghitung HPL nya sudah benar sesuai rumus:

  1. Salah tanggal Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT)

Salah tanggal Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) adalah penyebab paling umum kenapa perkiraan tanggal melahirkan suka meleset. Salah menentukan Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) maka akan salah pula hasil cara menghitung Hari Perkiraan Lahir Bunda.

Pembuahan umumnya terjadi 2 minggu atau antara hari ke 11-21 setelah Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT). Namun sebenarnya tidak ada yang tahu pasti kapan tepatnya pembuahan berlangsung. Bahkan dokter sekali pun.

Belum ada teknologi medis yang dapat secara akurat memberi tahu waktu pembuahan terjadi.

  1. Perubahan ukuran leher rahim

Sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa wanita dengan leher rahim pendek (kurang dari 2,5 cm) punya kecenderungan melahirkan lebih awal.

Penjelasan ini juga didukung dari International Journal of Obstetrics and Gynecology. Sebuah penelitian mengatakan bahwa 85% wanita yang memiliki ukuran leher rahim pendek (sekitar 1 cm) melahirkan lebih cepat dari pada wanita yang ukuran leher rahimnya sekitar 2,5 cm.

Semakin tua usia kehamilan dan mendekati hari perkiraan lahir, ukuran leher rahim Bunda juga bisa makin memendek. Pemendekan panjang leher rahim bertujuan agar kepala bayi lebih mudah turun dan siap lahir.

Jadi, meski cara menghitung Hari Perkiraan Lahir sudah benar, ukuran leher rahim Bunda berubah sehingga perkiraan tanggal lahir malah meleset.

  1. Posisi bayi dalam kandungan berubah

Posisi janin di dalam kandungan juga turut menentukan cepat tidaknya persalinan bunda. Bila kepala janin sudah berada di posisi seharusnya dan sesuai dengan usia kandungan, maka tanggal persalinan kemungkinan akan tepat waktu.

Sementara bila tidak, jadwal melahirkan Bunda mungkin akan sedikit terlambat dari tanggal perkiraan. Umumnya dokter akan menganjurkan operasi caesar atau induksi apabila usia kandungan sudah lebih dari 40 minggu.

Bisakah bunda menentukan tanggal kelahiran sendiri?

Meski Bunda sudah mengetahui tanggal persalinan lewat cara menghitung Hari Perkiraan Lahir (HPL), banyak orang tua yang ingin anaknya lahir di hari spesial atau tanggal yang unik. Namun, hal ini belum tentu bisa dilakukan pada setiap kehamilan.

Bila situasi dan kondisi kehamilan Bunda mengharuskan untuk lahir lewat operasi caesar, Bunda mungkin bisa memilih tanggal yang tidak jauh dari Hari Perkiraan Lahir (HPL) seharusnya.

Namun, keputusan untuk menjalani caesar juga tidak boleh sembarangan. Operasi caesar umumnya hanya diperbolehkan jika kondisi kehamilan berisiko tinggi. Tetapi, Faktanya banyak Rumah Sakit yang mengambil jalan pintas agar segera melakukan Operasi caesar, Tujuannya agar mendapatkan Profit. Yah Seperti itulah Ayah Bunda Sahabat As Shidiq Aqiqah di zaman yang menuhankan Hukum Manusia, Demikian semoga bermanfaat.

 

 

 

 

 

 

 

Jus penurun darah tinggi saat hamil

Jus buah penurun darah tinggi saat hamil

Tekanan darah tinggi atau hipertensi memiliki kebiasaan mengonsumsi obat penurun tekanan darah tinggi (hipertensi) setiap harinya. Obat-obatan penurun tekanan darah tinggi (hipertensi) tersebut merupakan obat kimia yang dianjurkan oleh dokter kepada penderita hipertensi. Selain obat-obatan dari dokter, Penderita hipertensi atau darah tinggi dianjurkan untuk mengatur makanan apa saja yang menjadi asupan mereka. Makanan yang masuk ke dalam tubuh dapat menentukan tekanan darah Ayah Bunda. Bila Ayah Bunda merupakan salah satu pihak yang menderita hipertensi, tentunya Ayah Bunda harus mengetahui jenis makanan apa saja yang dapat menurunkan tekanan darah yang Ayah Bunda derita. Makanan penurun darah tinggi atau hipertensi bisa berasal dari buah-buahan, sayur-sayuran dan biji-bijian.

Salah satu makanan penurun darah tinggi berasal dari buah-buahan, Nah Ayah Bunda dari buah-buahan ini bisa diolah menjadi Jus penurun darah tinggi saat hamil. Sumber makanan tersebut yang berasal dari buah-buahan yang sudah di jadikan Jus dapat menjaga tekanan darah dengan baik dan dapat menurunkan tekanan darah yang diderita. Selain memiliki manfaat yang luar biasa bagi penderita hipertensi (Tekanan Darah Tinggi), Sumber makanan tersebut dijual dengan harga yang bersahabat. Ayah Bunda dapat mengkonsumsi sumber makanan tersebut setiap hari tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar yang perlu Ayah Bunda keluarkan setiap harinya. Tekanan darah dapat di kontrol dengan memanfaatkan sumber makanan alami yang berasal dari alam tersebut.

Buah-buahan yang diolah menjadi jus mampu menurunkan darah tinggi atau hipertensi, Mampu menjaga keseimbangan tekanan darah dengan baik. Bila Ayah Bunda mengkonsumsi makanan penurun tekanan darah tinggi tersebut, Ayah Bunda tidak harus terus bergantung pada obat tekanan darah tinggi yang Ayah Bunda konsumsi sebelumnya. Berikut ini merupakan sumber makanan alami yang berasal dari buah-buahan yang dapat diolah menjadi jus sehingga menurunkan tekanan darah tinggi.

Jus penurun darah tinggi saat hamil

Jus penurun darah tinggi saat hamil
Jus penurun darah tinggi saat hamil
  1. Jus Jeruk

Jus Jeruk merupakan salah satu buah yang kaya akan vitamin C. Selain mengandung vitamin C yang tinggi, Jus jeruk juga mengandung kalium dan potassium. Fungsi kalium dan potassium mampu membuat aliran darah beredar dengan lancar. Sehingga, tekanan darah tinggi dapat dikendalikan.

  1. Jus Melon

Jus Buah lain yang dapat digunakan untuk menurunkan tekanan darah yang tinggi adalah Jus melon. Sama halnya dengan Jus jeruk, buah melon juga mengandung potassium yang dapat membuat peredaran darah mengalir dengan lancar. Selain dapat dikonsumsi secara langsung, dan tentunya dapat dinikmati dalam bentuk jus.

  1. Jus Mengkudu

Jus buah mengkudu dikenal memiliki segudang manfaat. Salah satu manfaat jus buah mengkudu adalah dapat menurunkan tekanan darah yang tinggi. Tidak hanya dapat digunakan untuk mengatasi tekanan darah tinggi, Jus buah mengkudu mampu mengeluarkan racun yang berada di dalam tubuh.

  1. Jus Alpukat

Buah Alpukat dikenal sebagai salah satu bahan pembuat masker wajah yang dapat membuat wajah terasa lebih lembut dan kenyal. Selain itu perlu Ayah Bunda ketahui, buah alpukat ternyata memiliki fungsi untuk menurunkan tekanan darah yang tinggi. Hal tersebut disebabkan oleh kandungan vitamin E, vitamin C, serat dan kalsium.

  1. Jus Semangka

Buah semangka yang diolah menjadi Jus Semangka merupakan salah satu buah yang mengandung kalsium, vitamin A, serat dan lycopene. Semua nutrisi yang terkandung di dalam buah semangka dipercaya dapat menurunkan hipertensi. Sebuah penelitian mengatakan, kandungan asam amino yang dikandung oleh buah semangka mampu menurunkan tekanan darah tinggi dengan optimal.

  1. Jus buah kiwi

Jus buah kiwi menjadi jenis buah yang paling lengkap sebagai penurun tekanan darah tinggi. Jus buah kiwi mengandung vitamin C dan kandungan potassium yang dikandung oleh buah kiwi dapat menurunkan hipertensi sehingga tekanan darah Ayah Bunda dapat terkontrol dengan baik.

  1. Blewah

Buah Blewah merupakan jenis buah yang digunakan untuk membuat es buah. Disamping rasanya yang menyegarkan, Buah blewah dipercaya mampu menurunkan tekanan darah tinggi. Karena merupakan sumber makanan yang mampu menurunkan tekanan darah tinggi, sebaiknya Ayah Bunda tak segan untuk selalu mengkonsumsi buah blewah.

Itulah Jus penurun darah tinggi saat hamil. Ibu hamil bisa membuat jus mana saja yang paling lezat dan efektif untuk kesehatan tekanan darah tinggi ibu hamil. Jika ibu hamil sudah mengkonsumsi jus ini dan tidak ada perubahan, maka segera hubungi dokter.

Demikian Sahabat As Shidiq Aqiqah, Semoga Bermanfaat.

Referensi

Makanan Penurun Darah Tinggi

 

 

 

Apakah Ibu hamil boleh minum kopi

apakah boleh ibu hamil minum kopi

Kopi merupakan salah satu minuman favorit semua kalangan, Terdapat kandungan kafein yang bisa membangkitkan semangat saat bekerja, atau menimbulkan energi di pagi hari. Namun, sebenarnya apakah ibu hamil boleh minum kopi?

Kandungan kafein dalam kopi bisa berbahaya bagi bayi jika dikonsumsi terlalu banyak menurut Dr. Benny Johan Marpaung Sp.OG, Dokter spesialis kebidanan dan kandungan yang berpraktek di RS Bersalin Asih, Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

Dokter Benny mengatakan saat ditemui dalam acara ulang tahun kelima Orami di Penang Bistro, Jakarta Pusat.

“Kopi memiliki kandungan kafein yang terlalu tinggi, Sehingga bisa membuat mual dan muntah yang dialami ibu hamil menjadi lebih parah,”

Lebih lanjut Dokter Benny menyarankan agar ibu hamil minum kopi tidak terlalu berlebihan. Agar ibu hamil tidak menambah masalah pada perut selama hamil.

Apakah Ibu hamil boleh minum kopi

Apakah Ibu hamil boleh minum kopi
Apakah Ibu hamil boleh minum kopi

Dokter Benny yang memiliki pengalaman 16 tahun dalam menangani banyak ibu hamil ini juga menyatakan, ia tidak melarang ibu hamil minum kopi. Hanya memberikan batas tertentu untuk asupan kopi dalam sehari.

“Sebaiknya hanya dua cangkir saja sehari. Kopi apapun tak masalah, yang penting tidak melebihi ambang batas, yang bisa membuat pola makan ibu hamil terganggu dan masalah pencernaan.”

Sebaliknya teh dibolehkan dua sampai tiga cangkir per hari, karena kafein yang terkandung dalam teh lebih rendah dibandingkan kopi. Ibu hamil diperbolehkan mengkombinasi asupan kopi dan teh dalam sehari, Tetapi tidak boleh lebih dari dua cangkir dalam satu hari.

Artinya, satu cangkir teh dan satu cangkir kopi dalam sehari. Sangat disarankan memakai cangkir yang ukurannya kecil ya, Bun, agar komposisi kafien tidak berlebihan.

Risiko yang bisa terjadi jika ibu hamil minum kopi terlalu banyak

Jika Ibu hamil tidak bisa mengurangi kebiasaan minum kopi selama hamil, berikut ini adalah risiko yang bisa Bunda alami:

  • Kondisi ibu kekurangan darah atau anemia
  • Asam lambung naik ke tenggorokan atau dikenal dengan
  • Insomnia
  • Gangguan pencernaan
  • Tekanan darah tinggi
  • Tremor
  • Sering buang air kecil
  • Migrain

Kafeina, atau lebih populernya kafein juga bisa masuk ke tubuh bayi melalui plasenta hingga berdampak pada janin yang dikandung. Pada saat janin terpapar zat-zat yang ada di dalam kafeina ini dapat berpengaruh terhadap perkembangan sel-sel bayi.

Kafeina yang masuk ke dalam tubuh meningkatkan denyut jantung, sedikit meningkatkan tekanan darah, membuat ibu hamil merasa gelisah dan insomnia serta merangsang sekresi asam lambung. Kondisi-kondisi tersebut tentu saja bisa memengaruhi perkembangan janin.

Selain itu, Kopi mengandung Senyawa fenol juga dapat mempersulit tubuh menyerap zat besi, sehingga ibu hamil rentan terkena anemia sehingga ada kemungkinan bayi yang dilahirkan nanti memiliki risiko terkena anemia.

Bahkan jika terlalu berlebihan mengonsumsi kafein bisa menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah atau bahkan keguguran.

Takaran kopi yang dibolehkan untuk ibu hamil

Seperti yang telah disampaikan oleh Dokter Benny, Ibu hamil minum kopi dibatasi hanya dua cangkir sehari, sekitar 200 ml kopi. Nah Bunda, Jumlah inilah yang bisa ditoleransi oleh tubuh ibu hamil dalam sehari. Dianjurkan untuk tidak melebihi takaran ini.

Selain itu, sebaiknya ibu hamil tidak minum kopi pada malam hari agar dia tidak mengalami masalah insomnia

Agar kebiasaan minum kopi diimbangi pula dengan minuman sehat, Saran Dokter Benny. Contohnya air putih, infuse water dan jus buah segar tanpa gula yang berlebihan. Cara ini bisa menetralisasi kafeina yang masuk ke dalam tubuh.

Semoga Bermanfaat Sahabat As Shidiq Aqiqah

Sumber

Alodokter

 

 

 

 

Buah yang bagus untuk Ibu hamil muda

Buah yang baik untuk Ibu hamil muda

Buah yang bagus untuk Ibu hamil muda memang sangat penting demi pemenuhan gizi yang dibutuhkan perkembangan janin yang optimal.

Selama hamil, Kesehatan janin akan bergantung pada makanan yang Bunda konsumsi. Sebagai pemenuhan gizi Si bayi, terutama di trimester pertama, Buah yang bagus untuk Ibu hamil muda sudah pasti menjadi asupan paling penting.

Buah yang bagus untuk Ibu hamil muda

Buah yang bagus untuk Ibu hamil muda
Buah yang bagus untuk Ibu hamil muda

Saat bunda hamil, Sangat penting untuk mengonsumsi makanan bergizi dan menghindari kekosongan kalori. Sebab, apa pun yang Ibu hamil makan akan memengaruhi perkembangan janin Bunda.

Berdasarkan pada penelitian, Janin yang tidak mendapatkan nutrisi yang tepat selama kehamilan, Terutama pada trimester pertama, dapat mengalami perubahan secara fisiologi maupun metabolisme dalam rahim. Perubahan ini dapat memicu penyakit di kemudian hari.

Buah-buahan sangat padat nutrisi. Saat mengonsumsinya, Bunda bisa mendapatkan sebagian besar vitamin, mineral, dan serat yang dibutuhkan Ibu hamil dan bayi di dalam kandungan.

Buah yang bagus untuk ibu hamil muda juga membantu mencegah konstipasi, gejala umum selama kehamilan.

Sejak dinyatakan hamil, Sangat penting untuk mengonsumsi makanan sehat untuk membentuk janin sehat dan menjaga tubuh Bunda tetap kuat.

Buah yang direkomendasikan untuk ibu hamil muda

Selain rasanya yang manis dan segar, buah-buahan memang mengandung nutrisi dan mineral penting yang dibutuhkan bagi ibu hamil. Nah Sahabat As Shidiq Aqiqah berikut jenis buah yang sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh Ibu hamil, terutama di trimester pertama:

  1. Pisang

Pertama adalah Buah Pisang. Menjadi sumber potasium yang baik, yang mengandung vitamin B-6, vitamin C, dan serat. Mengonsumsi pisang juga dapat membantu mengatasi konstipasi karena kaya serat.

Buah Pisang memiliki vitamin B-6 dapat membantu meredakan mual dan muntah pada awal kehamilan.

  1. Jeruk

Buah jeruk membantu Bunda tetap terhidrasi. Jeruk juga termasuk sumber folat yang bagus.

Seperti yang kita tahu, folat adalah nutrisi yang membantu mencegah kerusakan otak dan tulang belakang, yang juga dikenal sebagai cacat tabung saraf.

Buah Jeruk juga dikenal sebagai sumber vitamin C. Vitamin C adalah antioksidan yang membantu mencegah kerusakan sel. Buah ini juga membantu tubuh Bunda menyerap zat besi.

  1. Mangga

Buah Mangga merupakan sumber vitamin C yang lain. Buah Mangga juga tinggi vitamin A. Kekurangan vitamin A saat lahir juga dikaitkan dengan kekebalan tubuh yang lebih rendah dan risiko komplikasi yang lebih tinggi seperti diare dan infeksi pernapasan.

Buah Mangga memang tambahan yang bagus untuk diet kehamilan Bunda, tetapi makanlah dalam jumlah yang tidak berlebihan bersama dengan berbagai jenis buah lainnya.

  1. Alpukat

Buah Alpukat memiliki lebih banyak folat dari pada buah-buahan lainnya. Buah Alpukat juga merupakan sumber vitamin C, vitamin B, vitamin K, serat, kolin, magnesium, serta kalium.

Buah Alpukat juga mengandung zat besi. Beberapa Ibu hamil mengaku bahwa buah alpukat membantu meredakan mual. Hal ini disebabkan kandungan potasium dan magnesium yang ada dalam buah alpukat. Kalium juga dapat membantu meredakan kram kaki, yang disebabkan kalium dan magnesium yang rendah.

Kolin penting untuk perkembangan otak dan saraf bayi Bunda. Kekurangan kolin dapat menyebabkan janin cacat tabung saraf dan gangguan memori seumur hidup.

  1. Lemon

Menurut ibu hamil bahwa mengisap lemon, minum air jeruk nipis, atau minum limun membantu meringankan mual yang kerap menyerang di trimester pertama.

Lemon juga tinggi vitamin C. Lemon juga membantu merangsang sistem pencernaan untuk mengurangi sembelit. Namun, Lemon dapat mengikis enamel gigi. Jadi, sebaiknya Bunda berkumur-kumur setelah memakannya.

  1. Apel

Buah Apel kaya serat dan sumber vitamin A, vitamin C, dan potassium. Konsumsi buah apel selama kehamilan juga bermanfaat bagi kesehatan bayi Bunda. Bahwa bayi dari ibu yang makan apel selama kehamilan cenderung tidak memiliki asma dan jenis alergi lain pada masa kanak-kanak, Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Thorax.

  1. Golongan buah berry

Golongan buah berry kaya akan karbohidrat, vitamin C, serat, dan folat. Buah ini juga mengandung fitonutrien, seperti flavonoid dan anthocyanin.

Karbohidrat dalam buah ini dapat memberi Bunda energi yang sangat dibutuhkan, dan menyehatkan bayi Bunda. Golongan buah ini juga diketahui dapat menyehatkan jantung.

Nah, Itulah beberapa buah yang bagus untuk ibu hamil muda. Semoga bermanfaat ya, Bun!

Referensi

healthline

 

 

 

Manfaat belut untuk Ibu hamil

manfaat belut

Bunda mungkin sudah tak asing dengan jenis lauk yang satu ini, panjang, berwarna gelap, dan licin berlendir. Makanan ini sudah lama dikenal sebagai salah satu lauk favorit. Buktinya, para pedagang sayuran, kerap menjajakan lauk hewani yang satu ini.

Walaupun digemari, ada anggapan yang berkembang di masyarakat, ibu hamil dilarang mengonsumsi belut, khawatir anaknya kelak menjadi hiperaktif.

Walaupun begitu, ada juga yang mengatakan, ibu hamil perlu makan belut, apalagi bila menginginkan anak laki-laki.

Terlepas dari isu dan mitos yang beredar, makan belut saat hamil sangat aman dilakukan Bunda.

Dengan mengonsumsi belut saat bunda hamil menjadi direkomendasikan karena bisa memiliki sejumlah manfaat besar. Berikut Manfaat belut untuk Ibu hamil :

Manfaat belut untuk Ibu hamil

Manfaat belut untuk Ibu hamil
Manfaat belut untuk Ibu hamil
  1. Meningkatkan stamina

Makan Belut ternyata bisa meningkatkan stamina lo Bun. Dikarenakan, belut memiliki jumlah kalori yang tinggi yakni sekitar 1.350 kalori per pon dan 303 kkal per 100 gram daging. Tentu dengan mengonsumsinya membuat Bunda bisa mencukupi energi harian agar tidak kelelahan.

  1. Pertumbuhan dan perkembangan janin

Belut menjadi sumber protein yang sangat baik, Selain sumber energi. Kandungan protein belut mencapai 18,4 g per 100 gram daging. Protein ini tentu sangat diperlukan oleh janin untuk membangun sel-sel dalam pertumbuhan dan perkembangan janin

  1. Mencegah kanker payudara

Mengonsumsi belut rupanya bisa mencegah penyakit ganas pada Bun, yakni kanker payudara. Dikarenakan, belut mengandung arginine untuk mengurangi risiko kanker payudara karena menghambat pertumbuhan sel-sel ganas.

  1. Mencegah penumpukkan lemak

Makan belut membantu meningkatkan tonus otot dan meminimalkan penumpukan lemak di tubuh Bun selama kehamilan. Jadi, Bun dapat mengontrol kenaikan berat badan dengan mengonsumsi pangan satu ini.

  1. Menguatkan tulang

Belut juga diketahui memiliki kandungan mineral fosfor. Mengonsumsinya selama kehamilan bisa membuat tulang Bunda kuat dan sehat. Manfaatnya pun bisa dirasakan oleh janin yang akan memiliki pertumbuhan tulang yang baik pula saat lahir.

  1. Mencegah cacat janin

Sumber yang kaya Vitamin A dan Vitamin B12 terdapat dalam Belut. Belut diketahui mengandung antioksidan yang membantu melawan degenerasi makula, mencegah stres oksidatif dan menghilangkan radikal bebas.

Manfaat terbesarnya rupanya bisa juga untuk Si Kecil dari risiko kelahiran prematur, berat lahir rendah, dan cacat tabung saraf seperti spina bifida, anencephaly, dan encephalocele.

Demikian Semoga Bermanfaat Sahabat As Shidiq Aqiqah