Cara menghitung hpl kelahiran bayi

cara menghitung hari perkiraan lahir

Ayah Bunda pasti sangat menunggu-nunggu hari kelahiran buah hatinya. Mencari tahu tanggal bersalin penting bagi Bunda merencanakan segala persiapan persalinan serta perawatan kehamilan yang tepat dari jauh-jauh hari. Nah, Bunda bisa memperkirakan kapan tepatnya tanggal bersalin dengan cara menghitung hpl kelahiran bayi Bunda. Berikut panduannya.

Cara menghitung hpl kelahiran bayi

cara menghitung hpl kelahiran bayi
cara menghitung hpl kelahiran bayi

Cara menghitung hpl kelahiran bayi bisa diketahui dengan mencari tahu dulu berapa usia kehamilan Bunda sekarang.

Nah, di sini yang masih suka sering salah paham. Bunda atau orang-orang di sekitar Bunda mungkin selama ini menyebut usia kehamilan dengan hitungan bulan. Misalnya, hamil 6 bulan, hamil 3 bulan, atau hamil 9 bulan.

Padahal, usia kehamilan lebih tepat dinyatakan dalam minggu dan hari. Sebab ini ada kaitannya dengan kapan hari pertama haid terakhir (HPHT) Bunda.

Usia kehamilan umumnya berlangsung selama 38-40 minggu atau 280 hari sampai waktunya melahirkan. Rentang waktu ini juga termasuk dua minggu masa pembuahan setelah menstruasi terakhir meski Bunda belum dinyatakan positif hamil.

Cara menghitung HPL adalah dengan rumus:

Pada tanggal di hari pertama menstruasi terakhir + 7 hari – 3 bulan + 1 tahun.

Contohnya jika HPHT Bunda adalah 11 April 2019 dan ditambahkan 7 hari ke depan, berarti 18 April 2019. 18 April 2019 adalah minggu pertama kehamilan Bunda. Setelahnya kurangi 3 bulan dari bulan haid terakhir tersebut, yaitu 18 Januari (April bulan ke-4 dikurang 3). Terakhir tambahkan satu tahun dari 2019. Maka dari cara menghitung ini Bunda akan mendapatkan HPL 18 Januari 2020.

Contoh lainnya apabila HPHT Bunda tanggal 8 November 2018. Kurangi 3 bulan sebelumnya, yaitu 8 Agustus 2018. Nah, 8 Agustus ditambah 7 hari 1 tahun adalah tanggal 15 Agustus 2019.

Cara menghitung Hari Perkiran Lahir (HPL) yang lebih praktis sebetulnya hanya dengan mengingat hari pertama terakhir haid dan ditambahkan 266 hari. Namun, cara hitungan ini berlaku apabila siklus haid Bunda normal setiap 28-30 hari sekali.

Cara menghitung HPL di dokter

  1. USG (ultrasonografi)

Apabila Bunda lupa kapan tepatnya hari pertama haid terakhir, tidak perlu khawatir. Bunda bisa konsultasi ke dokter untuk menjalani USG (ultrasonografi) supaya tahu berapa usia kehamilan Bunda saat ini.

Tidak semua wanita sempat melakukan USG di awal kehamilan. Banyak pula yang tidak menyadari bahwa mereka sedang hamil. Dengan USG atau ultrasonografi dapat memberi tahu tanggal persalinan lebih akurat dibanding cara menghitung HPL pakai rumus.

Namun, dokter biasanya menyarankan cari tahu HPL lewat USG hanya jika siklus haid Bunda normal. Dokter umumnya juga meragukan USG atau ultrasonografi untuk menghitung hari perkiraan lahir apabila ibu hamil sudah berusia 35 tahun atau lebih.

Dan juga USG atau ultrasonografi tidak dianjurkan apabila Bunda memiliki riwayat keguguran atau komplikasi kehamilan yang dalam pemeriksaan fisik sebelumnya sudah dinyatakan bisa memengaruhi hari perkiraan lahir bayi.

  1. Menghitung detak jantung janin

Selain USG (ultrasonografi), ada juga cara menghitung HPL dengan mengetahui detak jantung bayi pertama kali terdengar. Biasanya pada sekitar minggu ke-9 atau 10, meski bisa bervariasi, dan ketika ibu pertama kali merasakan gerakan janin.

Gerakan janin biasanya mulai terdeteksi antara usia kehamilan 18-22 minggu, tetapi bisa lebih awal atau lebih lambat. Dari sini, dokter bisa menentukan hari perkiraan lahir bayi Bunda.

  1. Ketinggian fundus uteri

Fundus wanita lokasinya berada dari tulang panggul sampai ke bagian atas rahim Bunda. Tiap Bunda periksa rutin kehamilan, dokter bisa menentukan hari perkiraan lahir dari ketinggian fundus. Semakin tua usia kehamilan, umumnya fundus akan semakin kecil jaraknya.

Bagaimana cara menghitung HPL untuk kehamilan IVF?

Berbeda cara hamil, berbeda pula cara menghitung HPL (Hari Perkiraan Lahir). Bahkan, Pada tanggal jatuh tempo kelahiran bayi IVF lebih akurat dari kehamilan lewat proses pembuahan alami.

Lewat IVF, Bunda dan dokter akan tahu pasti tanggal pembuahan sel telur dan pemindahan embrio (sel telur yang berhasil dibuahi sperma) ke dalam rahim. Kemudian, Hari persalinan dapat diperkirakan dengan menambahkan 266 (38 minggu) hari sejak tanggal pembuahan. Selain itu, proses pengambilan sel telur sebelumnya juga sudah dijadwalkan sebelum wanita ovulasi.

Maka, cara menghitung Hari Perkiraan Lahir (HPL) untuk kehamilan IVF adalah dengan cukup menambahkan 38 minggu (266 hari) setelah proses inseminasi sel telur. Hitungan 38 minggu ini hanya untuk yang punya periode menstruasi tiap 28 hari sekali.

Cara lainnya untuk menghitung Hari Perkiraan Lahir (HPL) dari kehamilan bayi tabung adalah dihitung dari tanggal transfer embrio ke dalam rahim lalu ditambahkan 38 minggu. Misalnya, jadwal transfer embrio Bunda adalah 8 Mei 2019. Tambahkan 38 minggu dari waktu itu, maka Bunda akan mendapatkan 29 Januari 2020.

Cara menghitung HPL kehamilan IVF sebetulnya tidak dihitung berdasarkan waktu pembuahan, namun berdasarkan tanggal transfer embrio. Ini akan memberikan perkiraan tanggal bersalin yang lebih akurat. Perkiraan ini juga dapat lebih lanjut dipastikan lewat cek USG (ultrasonografi).

Hari Perkiraan Lahir (HPL) suka berubah-ubah

Walaupun Bunda sudah tahu kapan kira-kira buah hati Bunda lahir, hasil akhir dari cara menghitung HPL tidak bisa dijadikan patokan pasti. Kenyataannya, tanggal bersalin mungkin bisa lebih maju atau mundur dari perkiraan tanggal HPL Bunda saat ini.

Perkiraan hanya 5% ibu hamil yang melahirkan tepat di hari perkiraan lahirnya. Selebihnya melenceng dari jadwal. Berikut beberapa penyebab umum tanggal persalinan berubah meskipun cara menghitung HPL nya sudah benar sesuai rumus:

  1. Salah tanggal Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT)

Salah tanggal Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) adalah penyebab paling umum kenapa perkiraan tanggal melahirkan suka meleset. Salah menentukan Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) maka akan salah pula hasil cara menghitung Hari Perkiraan Lahir Bunda.

Pembuahan umumnya terjadi 2 minggu atau antara hari ke 11-21 setelah Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT). Namun sebenarnya tidak ada yang tahu pasti kapan tepatnya pembuahan berlangsung. Bahkan dokter sekali pun.

Belum ada teknologi medis yang dapat secara akurat memberi tahu waktu pembuahan terjadi.

  1. Perubahan ukuran leher rahim

Sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa wanita dengan leher rahim pendek (kurang dari 2,5 cm) punya kecenderungan melahirkan lebih awal.

Penjelasan ini juga didukung dari International Journal of Obstetrics and Gynecology. Sebuah penelitian mengatakan bahwa 85% wanita yang memiliki ukuran leher rahim pendek (sekitar 1 cm) melahirkan lebih cepat dari pada wanita yang ukuran leher rahimnya sekitar 2,5 cm.

Semakin tua usia kehamilan dan mendekati hari perkiraan lahir, ukuran leher rahim Bunda juga bisa makin memendek. Pemendekan panjang leher rahim bertujuan agar kepala bayi lebih mudah turun dan siap lahir.

Jadi, meski cara menghitung Hari Perkiraan Lahir sudah benar, ukuran leher rahim Bunda berubah sehingga perkiraan tanggal lahir malah meleset.

  1. Posisi bayi dalam kandungan berubah

Posisi janin di dalam kandungan juga turut menentukan cepat tidaknya persalinan bunda. Bila kepala janin sudah berada di posisi seharusnya dan sesuai dengan usia kandungan, maka tanggal persalinan kemungkinan akan tepat waktu.

Sementara bila tidak, jadwal melahirkan Bunda mungkin akan sedikit terlambat dari tanggal perkiraan. Umumnya dokter akan menganjurkan operasi caesar atau induksi apabila usia kandungan sudah lebih dari 40 minggu.

Bisakah bunda menentukan tanggal kelahiran sendiri?

Meski Bunda sudah mengetahui tanggal persalinan lewat cara menghitung Hari Perkiraan Lahir (HPL), banyak orang tua yang ingin anaknya lahir di hari spesial atau tanggal yang unik. Namun, hal ini belum tentu bisa dilakukan pada setiap kehamilan.

Bila situasi dan kondisi kehamilan Bunda mengharuskan untuk lahir lewat operasi caesar, Bunda mungkin bisa memilih tanggal yang tidak jauh dari Hari Perkiraan Lahir (HPL) seharusnya.

Namun, keputusan untuk menjalani caesar juga tidak boleh sembarangan. Operasi caesar umumnya hanya diperbolehkan jika kondisi kehamilan berisiko tinggi. Tetapi, Faktanya banyak Rumah Sakit yang mengambil jalan pintas agar segera melakukan Operasi caesar, Tujuannya agar mendapatkan Profit. Yah Seperti itulah Ayah Bunda Sahabat As Shidiq Aqiqah di zaman yang menuhankan Hukum Manusia, Demikian semoga bermanfaat.

 

 

 

 

 

 

 

Ciri ciri mau melahirkan yang akurat

ciri mau melahirkan yang akurat

Saat kehamilan sudah memasuki trimester ketiga, Bunda pasti sudah menyiapkan diri untuk menyambut kelahiran Si Bayi. Bahkan ketika waktu bersalin atau due date sudah semakin dekat, perasaan berdebar pun akan semakin memuncak. Selain persiapan isi tas yang akan dibawa ke rumah sakit serta mental dan fisik yang kuat, Bunda pun perlu mengetahui Ciri ciri mau melahirkan yang akurat. Dari ciri-ciri berikut ini, Bunda jadi semakin siap untuk menjalani proses persalinan dengan lebih matang. Berikut ini Ciri ciri mau melahirkan yang akurat.

Ciri ciri mau melahirkan yang akurat

Ciri ciri mau melahirkan yang akurat
Ciri ciri mau melahirkan yang akurat
  1. Kontraksi

Pada usia kandungan 37 minggu, biasanya Bunda sudah mulai merasakan kontraksi. Penyebabnya, karena bayi sudah mulai turun ke tulang panggul lebih dalam lagi. Kontraksi pun bisa terjadi 3 kali dalam beberapa menit. Tapi, kontraksi palsu juga bisa terjadi yang dipicu oleh kelaparan atau dehidrasi, dengan ciri tidak kuat dan tidak intens.

  1. Pecah Ketuban

Pecah ketuban bisa terjadi setelah kontraksi. Apabila kondisi ini terjadi, Bunda hanya merasa seperti sedikit mengompol, bukan mendadak ‘banjir’ seperti yang terlihat di sinetron. Sekitar 80 persen wanita melahirkan secara spontan dalam 12 jam setelah ketubannya pecah, Menurut Ireland Health Service Executive. Bagi mereka yang tidak, biasanya harus diinduksi karena risiko infeksi sudah meningkat.

  1. Payudara ‘Bocor’

Menjelang saat-saat proses melahirkan, payudara ‘bocor’ atau ASI sudah mulai keluar. Susu yang keluar ini adalah kolostrum, cairan kaya nutrisi yang sangat baik untuk bayi, selain itu juga membuat ASI lancar keluar dalam beberapa hari setelah melahirkan. Agar tidak membuat baju Bunda basah, gunakan breast pad yang disematkan di balik bra yang akan menyerap kolostrum tersebut.

  1. Keluar Cairan Kental

Selama hamil, mulut rahim Bunda dilapisi oleh lendir atau cairan kental berwarna cokelat, merah muda, atau guratan merah. Sebelum melahirkan lendir ini akan luruh dan keluar dalam beberapa hari . Sedikit-sedikit dalam beberapa hari atau bisa dalam satu gumpalan. Untuk memastikan kalau cairan kental itu bukan pendarahan, maka tanyakan pada dokter Bunda.

  1. Serviks Mengembang

Leher rahim juga mulai membesar (membuka) dan mengecil (menipis) menjelang proses melahirkan. Mintalah dokter atau bidan untuk mengukur pelebaran dan penipisan melalui tes internal. Tapi, Bunda tak perlu khawatir jika tanda ini tidak muncul, karena setiap orang memiliki perbedaan tanda saat akan melahirkan.

  1. Sendi Lebih kendur

Kurang lebih sekitar satu minggu sebelum melahirkan, hormon relaksin akan membuat semua ligamen menjadi lemas dan kendur. Dan sendi-sendi dalam tubuh pun akan terasa lebih kendur sebelum persalinan terjadi. Kondisi ini ternyata membantu untuk membuka pelvis Bunda saat melahirkan Si Bayi.

  1. Semakin Sering ke Toilet

Kondisi janin yang semakin besar akan menekan kandung kemih Bunda. Maka tak heran, Bunda menjadi lebih sering buang air kecil saat hamil, terutama di minggu terakhir kehamilan. Meski begitu, pastikan agar Bunda tetap banyak minum air putih agar tehindar dari dehidrasi, ya bun!

  1. Perubahan Cara Jalan

Saat cara berjalan Bunda menjadi agak menyilang seperti koboi atau bebek,ini menjadi salah satu tanda Si Bayi akan segera lahir. Namun, apabila hal tersebut menganggu, mungkin Bunda mengalami pelvic girdle pain (PGP). Dokter akan merekomendasikan physiotherapist, untuk mengajarkan Bunda beberapa gerakan olahraga, atau menyediakan sabuk khusus untuk tulang panggul Bunda.

  1. Bengkak pada Labia

Sepanjang kehamilan, berbagai perubahan bentuk tubuh terjadi, seperti bengkak di kaki yang Bunda alami. Dan menjelang persalinan, labia atau bibir V juga akan bengkak. Hal ini disebabkan meningkatnya volume darah di tubuh ibu hamil. Untuk meredakan bengkak ini, Bunda bisa kompres dengan ice pack.

  1. Lebih Sering Kram dan Nyeri Punggung

Menjelang persalinan, otot-otot dan sendi meregang dan tubuh terasa pegal-pegal. Bunda juga akan mengalami kram yang lebih sering. Rasa nyeri juga menghampiri, khususnya di area pangkal paha dan punggung.

Itulah 10 Ciri ciri mau melahirkan yang akurat versi As Shidiq Aqiqah

Referensi : motherandbaby

 

 

 

 

Tips Melahirkan Normal Lancar dan Cepat

melahirkan normal lancar dan cepat

Bagi bunda yang akan melahirkan normal untuk pertama kalinya, mencoba membayangkan sensasi dalam tubuh bunda saat proses melahirkan adalah hal biasa yang paling sering dipikirkan oleh kebanyakan orang melahirkan.

Persalinan dan kelahiran adalah sesuatu yang tidak dapat dipikirkan bahkan oleh ibu melahirkan kecuali bunda mengalaminya sendiri. Mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum menghadapi persalinan agar proses melahirkan lancar dan normal tanpa jahitan adalah idea bagus.

Menurut pendapat para ahli, Ibu hamil yang tetap bugar cenderung mengalami proses melahirkan lebih singkat. Kebugaran meningkatkan daya tahan tubuh, dan Bunda lebih mampu menjalani proses melahirkan sehingga persalinan lancar, dan akhirnya kecil kemungkinan Bunda membutuhkan intervensi medis.

Selain menjaga asupan nutrisi, Bunda juga sebaiknya tetap aktif bergerak dan melakukan aktivitas rutin sehari-hari. Rutin dengan berjalan kaki di pagi hari disertai gerak badan ringan, teknik pernapasan dan peregangan otot akan membantu memudahkan proses melahirkan agar persalinan lancar.

Jika bunda sudah mengalami kontraksi, berjalan kaki adalah cara bagus untuk mendorong kontraksi terus berlanjut. Berjalan kaki membantu memindahkan bayi ke panggul, dan gravitasi memberikan tekanan pada leher rahim, yang dapat melunakkannya atau membantu membukanya. Berjalan kaki adalah cara paling aman dan mudah bagi ibu melahirkan agar persalinan lancar. Selain itu, ada beberapa tips melahirkan normal lancar dan cepat sebisa mungkin tanpa jahitan:

Tips Melahirkan Normal Lancar dan Cepat

Tips Melahirkan Normal Lancar dan Cepat
Tips Melahirkan Normal Lancar dan Cepat
  1. Berhubungan suami istri

Pada minggu-minggu akhir menjelang persalinan berhubungan intim dengan pasangan dapat menstimulasi produksi hormon oksitosin yang merangsang kontraksi. Selain itu, cairan sperma suami juga dapat membantu melenturkan dan melebarkan leher rahim. Namun bunda tetap harus berhati-hati saat berhubungan intim dan lakukan dengan posisi senyaman mungkin dengan risiko minimal. Posisi yang dianjurkan adalah woman on top.

  1. Senam ibu hamil

Mempersiapkan diri untuk proses melahirkan dan melatih beberapa gerakan sebelum menghadapi momen terpenting bagi setiap ibu melahirkan akan menolong Bunda merasa lebih tenang, sehingga persalinan akan lancar dan bahkan bisa melahirkan normal tanpa jahitan. Bunda bisa mengikuti kelas latihan prenatal untuk kelompok kecil selama kehamilan sesuai petunjuk dokter atau bidan.

Nah, dalam kelas latihan prenatal ini diajarkan gerakan senam ibu hamil untuk melenturkan daerah uterus, memperkuat otot-otot dasar panggul (pelvic), diskusi seputar kehamilan dan persalinan, simulasi proses kelahiran, dan membantu kontraksi pada rahim agar lebih efektif serta membantu proses melahirkan agar persalinan lancar. Lakukan senam ibu hamil secara rutin di bawah bimbingan instruktur ahli.

  1. Posisi jongkok

Posisi ini sangat membantu melahirkan lancar karena membuka panggul dan meningkatkan tekanan pada bagian bawah perut sehingga kepala janin terdorong ke luar. Akan tetapi posisi jongkok ini sangat melelahkan, sehingga Bunda harus sering melakukannya selama kehamilan dan terutama masa-masa menjelang persalinan. Posisi jongkok selama kehamilan akan memperkuat otot-otot paha, perut, dan meningkatkan elastisitas jalan lahir hingga 20-30%.

Tahukah Bunda? Pada saat mengepel lantai dengan tangan dalam posisi jongkok juga dapat membantu melahirkan normal, lho. Jika Bunda rajin melakukannya maka niscaya bisa menghilangkan perkiraan panggul sempit dan mengurangi berbagai hambatan dan rasa sakit selama proses melahirkan.

Saat mengepel dengan posisi jongkok, lakukan gerakan menungging dengan posisi kedua kaki ditekuk, tangan dalam posisi tegak lurus, telapak tangan dan lutut menempel di permukaan lantai. Kemudian angkat pinggang dan panggul ke arah atas, tundukkan kepala, tahan sambil menghitung sampai hitungan kedelapan. Kemudian angkat kepala dan gerakkan kain pel dengan tangan untuk membersihkan lantai.

Namun, Bunda harus tetap berhati-hati mengepel lantai karena lantai bisa saja licin dan Bunda bisa jatuh atau terpeleset sehingga berisiko membahayakan janin, menimbulkan pendarahan, dan berbagai komplikasi kehamilan. Apalagi bila Bunda punya keluhan sakit pinggang atau punggung. Wah, bisa berbahaya! Sebaiknya lakukan latihan jongkok ringan dengan bantuan palang kayu atau besi, kursi, meja, pegangan tangga, dan sebagainya. Lakukan secara rutin, ya, Bun.

  1. Pernafasan dengan yoga

Salah satu aktivitas yang menyenangkan dan memberikan manfaat untuk persiapan persalinan adalah latihan yoga. Yoga biasanya termasuk dalam gerakan senam ibu hamil, yang berfungsi membantu pernapasan dan meredakan ketegangan agar ibu melahirkan lebih rileks dalam mempersiapkan diri menjelang persalinan.

Latihan pernapasan dalam yoga bisa menenangkan bunda untuk mengatasi rasa sakit saat proses melahirkan sehingga bunda bisa melahirkan normal tanpa jahitan, serta memicu sistem saraf yang memperlancar pembukaan dan peregangan dinding Miss V.

  1. Latihan Kegel

Otot-otot dasar panggul membantu menjaga dan mendukung elastisitas organ panggul, yakni rahim, kandung kemih, dan usus. Jika Bunda melatih menguatkannya dengan latihan Kegel, maka penderitaan pada masa-masa akhir kehamilan seperti wasir dan kebocoran urin akan lebih ringan. Latihan Kegel dapat membantu proses melahirkan agar persalinan lancar.

Bagaimana cara melakukannya? Cobalah menahan kencing ketika sedang duduk di toilet atau di mana saja dan kapan saja tanpa mengencangkan otot perut, pantat, atau paha. Ketika Bunda berhasil memulai dan menghentikan buang air kecil atau merasakan otot Miss V mengencang, itu berarti Bunda menggunakan otot dasar panggul, otot-otot yang harus mengendur selama latihan Kegel.

Bunda dapat melakukan latihan Kegel dengan dua cara, baik dengan menahan atau dengan cepat mengendurkan otot dasar panggul. Untuk melakukan gerakan Kegel lambat, kencangkan otot dasar panggul dan tahan selama 3 sampai 10 detik. Kemudian rileks dan ulangi hingga 10 kali. Untuk melakukan latihan Kegel cepat, kencangkan dengan cepat dan kendurkan otot panggul 25 sampai 50 kali. Rileks selama 5 detik dan ulangi gerakan hingga empat kali.

Pernahkah bunda melahirkan normal? Apakah bunda punya Tips Melahirkan Normal Lancar dan Cepat? Silakan bagikan pengalaman bunda di kolom komentar.

Semoga Bermanfaat Sahabat As Shidiq Aqiqah

 

Perkembangan Janin Minggu 36 Sampai 40

Perkembangan Janin Minggu 36 Sampai 40

Perkembangan Janin Minggu 36 Sampai 40

Minggu 36

Bagi seorang anak yang akan dilahirkan, lemak bayi adalah hal yang sangat baik. Bayi Bunda sedang bekerja keras untuk mengumpulkan semua lemak yang ia dapat pada saat ini – tubuhnya semakin bulat, dan lesung pipit yang menggemaskan itu terbentuk di siku dan lutut. Penumpukan lemak ini – sekitar 15 persen dari berat totalnya – akan membantunya menjaga suhu tubuhnya dan memberinya simpanan energi. Karena lemak di bawah kulitnya berwarna putih, itu membuat kulitnya tampak lebih terang dan kurang kemerahan.

Pada ibu pertama kali, bayi sering “turun” dua sampai empat minggu sebelum melahirkan, ketika kepala bayi turun ke rongga panggul ibu. Ini disebut “pertunangan,” atau “penerangan,” dan itu berarti itu tidak akan lama sebelum hari besar!

Minggu 37

Garis finish akhirnya dapat dijangkau! Pada akhir minggu ini, bayi Bunda dianggap cukup bulan. Itu berarti bahwa tidak ada tindakan pencegahan khusus akan diambil untuk mencegah persalinan jika dimulai – mulai sekarang, semua sistem berjalan. Bayi Bunda masih menggeliat di tempat tinggalnya yang ramai. Sampai sekarang, dia mendapatkan sekitar setengah pon per minggu, tetapi sekarang pertumbuhannya melambat menjadi sekitar satu ons per minggu. Itu hal yang baik, karena hampir semua ruang yang tersedia di rahim terisi.

Melalui sebagian besar kehamilan, bayi telah mengandalkan ibunya untuk kekebalan terhadap infeksi, tetapi dalam beberapa minggu terakhir, sistem kekebalannya sendiri sudah mulai berkembang. Proses ini akan berlanjut setelah lahir, dan dapat dibantu dengan mendorong bayi untuk menyusui. Pada hari-hari pertama setelah kelahiran, payudara Bunda menghasilkan “kolostrum,” cairan tipis yang memperkuat sistem kekebalan bayi; ASI yang mengikutinya juga penuh dengan manfaat membangun kekebalan.

Minggu 38

Bayi besar atau kecil? Rata-rata bayi baru lahir dengan berat penuh antara 6 dan 9 pound dan panjangnya 18 hingga 21 inci. Dokter Bunda mungkin akan dapat memberi Bunda gambaran tentang ukuran bayi Bunda pada saat ini, tetapi perlu diketahui bahwa kadang-kadang ini hanya prediksi – tidak ada yang akan tahu ukuran pasti bayi sampai kelahiran. Saat Bunda melihat tanda-tanda bahwa air Bunda telah pecah (bertentangan dengan apa yang Bunda lihat di film, acara besar ini mendahului kerja hanya sekitar 10 persen dari waktu), ingat bahwa “perairan” ini sebenarnya adalah cairan ketuban, solusi melindungi bayi Bunda dari infeksi. Di akhir kehamilan , Bunda membawa antara 1 hingga 2 liter cairan berharga yang menopang kehidupan ini.

Sekitar dua minggu sebelum kelahiran, plasenta mulai memburuk sedikit. Ini menjadi kurang efisien dalam mentransfer nutrisi, dan gumpalan darah dan bercak kalsifikasi mulai terlihat. Organ vital namun berumur pendek ini mencapai akhir rentang hidupnya.

Minggu ke 39

Hanya lima persen bayi yang memutuskan untuk menyapa dunia pada tanggal jatuh tempo mereka, sehingga bayi Bunda bisa tiba kapan saja sekarang. Sambil menunggu, renungkan kata minggu ini: fontanel. Ini adalah dua titik lembut di kepala bayi di mana tulang tengkorak belum bergabung. Fontanel memungkinkan tulang tengkorak yang fleksibel bergeser dan menekuk saat perjalanan bayi melalui jalan lahir, membuat perjalanan menjadi lebih mudah tanpa merusak otak. Jangan panik jika kepala anak Bunda terlihat memanjang atau bahkan berbentuk kerucut setelah lahir – tulang akan dengan cepat membentuk kembali diri mereka sendiri menjadi bentuk bulat. Selama tahun pertama bayi, tengkorak akan mengeras, dan pada 18 bulan, fontanel akan menghilang.

Pada saat kelahiran, bayi memiliki total 300 tulang. Beberapa tulang-tulang ini akan bersatu bersama saat bayi tumbuh; orang dewasa memiliki total 206 tulang.

Minggu 40

Hari yang Bunda tunggu-tunggu akhirnya tiba! Tentu saja, bayi Bunda tidak tahu bahwa ini adalah tanggal kelahiran Bunda – ia mungkin memutuskan untuk berlama-lama di rumah rahimnya yang nyaman hingga dua minggu lagi. Tetapi tanggal lahir apa pun yang dipilihnya, ia akan membawa sekian banyak trik: bayi cukup bulan dapat menampilkan lebih dari 70 refleks yang berbeda, perilaku otomatis dan tidak terpelajar yang diperlukan untuk bertahan hidup. Salah satu perilaku tersebut adalah menangis, suara yang pasti akan Bunda dengar segera. Tapi jangan berharap melihat air mata segera: bayi dilahirkan dengan sistem saluran air mata yang terbelakang. Air mata biasanya tidak muncul hingga usia 1 hingga 3 bulan.

Tautan yang berhubungan:

Pasangan Bunda di ruang bersalin sering diperbolehkan untuk memotong tali pusar setelah melahirkan. Garis hidup antara plasenta dan janin ini bisa mencapai 4 kaki sejak lahir. Setelah kabelnya terputus, sisa akan tetap menempel di perut bayi. Ini akan jatuh pada bulan pertama, meninggalkan pusar kecil, pengingat permanen dari sembilan bulan yang berharga itu ketika Bunda dan anak terikat menjadi satu.

Perkembangan Janin 31 Sampai 35 Minggu

Perkembangan Janin 31 Sampai 35 Minggu

Lihat apa yang terjadi dengan bayi Bunda di bulan kedelapan kehamilan Bunda.

Minggu 31

Apakah itu baby blues atau gadis mata coklat? Warna iris bayi Bunda mulai muncul sekitar minggu ketiga puluh satu. Sebagian besar bayi dilahirkan dengan mata coklat kebiruan gelap atau abu-abu kebiruan, tetapi warna ini hampir selalu berubah setelah lahir . Warna mata sejati tidak akan tampak selama enam hingga sembilan bulan – pembentukan akhir pigmentasi mata terjadi sebagai respons terhadap paparan cahaya yang kuat dari dunia luar.

Sementara itu, mata janin disiapkan untuk hidup setelah lahir. Murid mulai membesar sebagai respons terhadap cahaya lembut, merah muda-merah muda yang menyaring ke dalam rahim. Mata biasanya terbuka selama waktu siaga dan ditutup saat tidur.

Minggu 32

Ambil napas dalam-dalam – itulah yang sedang dilakukan bayi Bunda, setidaknya beberapa saat. Pergerakan pernapasan janin pada sepertiga terakhir kehamilan adalah berselang – setelah semua, bayi mendapatkan oksigen dari plasenta, sehingga pernapasan tidak benar-benar diperlukan. Ditambah lagi, paru-parunya mengambil cairan ketuban, bukan udara. Tetapi “pelajaran bernafas” ini membantu paru-paru tumbuh kuat. Studi terbaru menunjukkan bahwa latihan paru-paru yang lembut ini juga mendorong sel-selnya untuk menghasilkan lebih banyak surfaktan, protein yang penting untuk perkembangan kesehatan paru-paru.

Aneh tapi benar: Pada janin manusia, gerakan pernapasan melonjak pada saat-saat kegelapan. Mengapa? Para ilmuwan belum tahu.

Minggu 33

Bayi Bunda tidak memiliki banyak ruang siku akhir-akhir ini – dan, dengan senang hati, itu mungkin berarti semakin sedikit pukulan siku pada tulang rusuk untuk Bunda. Karena ruang dalam rahim hampir habis, bayi menjadi kurang aktif pada saat ini dalam kehamilan. Bunda juga mungkin memperhatikan bahwa gerakannya dipengaruhi oleh rutinitas harian Bunda – seberapa banyak dan kapan Bunda makan, di posisi apa Bunda berada, dan suara dari dunia luar semuanya dapat memengaruhi tingkat aktivitas bayi Bunda.

Sementara gerakan janin melambat, mereka masih berlangsung. Luangkan sedikit waktu setiap hari untuk bersantai dan memeriksa aksinya. Dokter Bunda akan dapat memberi Bunda panduan tentang berapa banyak gerakan yang harus Anda rasakan – misalnya, lebih dari sepuluh gerakan dalam dua jam.

Minggu 34

Pada minggu ini, bayi Bunda tidak lagi terapung di kolam pribadinya dengan cairan ketuban. Dia menjadi begitu besar sehingga dia tidak lagi mengambang – dia beristirahat di rahimmu sebagai gantinya. Pada titik ini, bayi Bunda mungkin sudah dalam posisi saat ia lahir – biasanya dalam apa yang disebut posisi “vertex”, dengan kepala menghadap ke bawah, ujung belakang ke atas. Tiga hingga empat persen dari semua bayi akan menghadap ke arah lain, dengan pantat atau kaki mereka ke arah leher rahim, dalam “presentasi sungsang.”

Karena janin jarang berotasi sendiri selarut ini, dokter atau bidan kadang-kadang akan mencoba membujuknya keluar dari posisi sungsang dengan prosedur yang disebut “versi eksternal.” Ini melibatkan memanipulasi perut bagian bawah secara manual, dan harus dilakukan di rumah sakit untuk pemantauan yang tepat dari ibu dan bayi.

Minggu 35

Bayangkan Bunda memegang sekantong gula seberat lima pon. Itulah yang menggendong bayi Bunda saat ini. Pada minggu ke-35, rata-rata bayi memiliki berat sekitar lima hingga enam pound dan panjangnya sekitar 16 sampai 19 inci. Masih belum dianggap “istilah lengkap” (itu akan terjadi pada akhir minggu ke tiga puluh tujuh), sistem pernapasan dan pencernaannya hampir siap untuk berputar, dan dia mulai mengembangkan sistem kekebalan tubuhnya sendiri.

Tautan yang berhubungan:

Detail kecil janin juga lengkap pada titik ini. Kuku jari kaki sepenuhnya terbentuk dan kuku mencapai ujung jari-jari kecil. Bisakah janin merasakan gatal? Kami tidak tahu itu, tetapi kami tahu bahwa mereka sering menggaruk sendiri sebelum lahir.

Perkembangan Janin 27 Minggu Sampai 30

Perkembangan Janin 27 Minggu Sampai 30

Lihat apa yang terjadi dengan bayi Bunda di bulan ketujuh kehamilan Bunda.

Minggu 27

Hei – bagaimana pandangan di sana, sayang? Saat ini, si kecil Bunda akan membuka matanya (mereka sudah ditutup selama beberapa bulan) dan melihat-lihat. Jadi apa yang dia lihat? Penelitian telah menunjukkan bahwa, paling tidak, ia mampu mendeteksi perubahan cahaya. Jika Bunda menyorotkan senter ke perut Bunda, bayi Bunda mungkin bergerak ke arah (atau kadang-kadang jauh dari) pancarannya. Kesan visual pertama bayi Bunda di luar rahim akan disortir menjadi terang dan gelap juga – itu sebabnya banyak mainan yang dirancang untuk bayi baru lahir berwarna hitam dan putih.

Bulu mata juga muncul sekitar waktu ini. Pada bayi yang baru lahir, bulu mata membuat bingkai yang menawan untuk mata, tetapi mereka juga melayani peran pelindung yang penting, melindungi permukaan bola mata yang sensitif dari puing-puing.

Minggu 28

Minggu depan Bunda secara resmi memasuki trimester ketiga, ketika pekerjaan utama bayi akan bertambah besar. Pada awal trimester ketiga, berat rata-rata bayi sekitar dua setengah pon dan berukuran 12 hingga 16 inci. Dengan pekerjaan besar pengembangan organ dan saraf hampir selesai, bayi Bunda akan bertambah berat – kebanyakan dalam bentuk lemak tubuh – sangat cepat sekarang. Lemak akan mengisi sebagian besar kerutan di kulitnya dan memberinya isolasi dan energi.

Pada anak laki-laki, testis biasanya benar-benar turun ke skrotum pada titik ini. Pada wanita, labia masih kecil dan belum menutupi klitoris. Labia akan tumbuh lebih dekat bersama dalam beberapa minggu terakhir kehamilan.

Minggu 29

Ambil busur – jika Bunda bisa! Bunda dan bayi Bunda telah mencapai peregangan rumah. Minggu ini, yang pertama di trimester terakhir, bayi Bunda mendapatkan kepala besar. Otaknya tumbuh begitu cepat sekarang sehingga tulang tengkoraknya yang lunak dan lentur didorong keluar. Komputer mungil dan kompleks yang merupakan otak bayi Bunda mendapatkan kekuatan dan kecepatan. Dahulu relatif mulus, otak kini tampak lebih keriput. Meningkatnya jumlah celah dan celah menyediakan lebih banyak ruang untuk interkoneksi antara sel-sel saraf individu. Sekitar titik ini, pola gelombang otak mulai menyerupai orang-orang dari bayi cukup bulan saat lahir.

Otot-otot dan organ-organ itu tumbuh dengan mantap, dan bayinya berada di puncak pergerakannya sekarang. Kemudian pada trimester ketiga, ruang mulai menjadi sempit dan, pada gilirannya, akrobat janin menurun.

Tautan yang berhubungan:

30 minggu

Bayi Bunda kemungkinan mencapai tiga pon sekarang dan berukuran panjang hingga 17 inci. Lanugo, rambut berbulu halus yang menutupi sebagian besar tubuhnya selama beberapa minggu terakhir, mulai menghilang pada saat ini. Ketika dia lahir, dia mungkin masih memiliki beberapa bercak bulu, biasanya di punggung dan bahunya, tetapi sisa-sisa ini akan hilang dalam beberapa minggu setelah kelahiran. Rambut di kepalanya juga menebal, meskipun rambut ini sering menjadi topping sementara yang mulai rontok sekitar satu bulan setelah kelahiran, untuk digantikan dengan rambut yang lebih permanen.

 

Perkembangan Janin Minggu 22 Sampai 26

Perkembangan Janin Minggu 22 Sampai 26

Lihat apa yang terjadi dengan bayi Bunda di bulan keenam kehamilan Bunda.

22 minggu

Bayi Bunda ditutupi dengan lengket putih lengket. Tapi itu sepenuhnya normal! Gunk lilin ini disebut vernix caseosa, dan melindungi kulit dari cairan ketuban yang berair. Tanpa vernix, bayi Bunda akan menjadi keriput seperti pangkas. Merupakan produk dari kelenjar sebaceous (yang akan menghasilkan minyak kulit di kemudian hari), vernix juga melindungi bayi Bunda dari infeksi kulit dan membuatnya licin untuk perjalanan yang lebih mudah melalui jalan lahir . Beberapa vernix larut ke dalam cairan ketuban menjelang akhir kehamilan , dan sisanya akan dicuci atau dihapus di ruang bersalin setelah si kecil membuat debut besar.

Jika bayinya laki-laki, testisnya, yang terselip di dalam panggul, mulai turun ke dalam skrotum minggu ini. Sperma primitif telah terbentuk di bagian kecil testis, yang disebut vesikula seminalis. Si kecil ini sudah memproduksi testosteron!

Minggu 23

Bernyanyi, berteriak, tertawa – bayi Bunda dapat mendengar Bunda! Pada minggu ini, pendengarannya akan mapan, karena tulang-tulang telinga bagian dalam, yang telah mengeras dan mampu mendeteksi getaran suara. Dia dapat mengambil suara-suara dari luar rahim dan dari dalam – aliran darah Bunda, detak jantung Bunda, dan bahkan gemericik perut Bunda. Saat lahir , bayi mengenali suara Bunda dengan frekuensi dan polanya, jadi jangan malu-malu berbicara dengannya selama masa kandungannya. Dan ayah juga harus berpadu. Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa suara frekuensi rendah meniru suara pria menembus dinding perut dan rahim lebih baik daripada frekuensi suara wanita yang lebih tinggi.

Bayi itu mengambil bentuk bayi cukup bulan pada saat ini, tetapi tulang dan organnya terlihat di bawah lapisan tipis kulit merah muda kemerahan yang tembus cahaya.

Minggu 24

Pada titik ini dalam kehamilan , paru-paru bayi bersiap untuk bernafas. Saluran udara membentuk tabung untuk mengambil dan mengeluarkan udara. Pembuluh darah dan kantung udara berkembang di paru-paru; mereka pada akhirnya akan menukar oksigen dan mengedarkannya ke seluruh bagian tubuhnya. Sel-sel di paru-paru janin mulai memproduksi surfaktan, suatu zat yang menjaga kantung agar tidak saling menempel. Semua ini berarti paru-paru bayi Bunda telah cukup berkembang sehingga, bisa dibayangkan, si kecil Bunda bisa bertahan hidup di luar rahim.

Meski demikian, bayi Bunda masih memiliki banyak perkembangan untuk dilakukan. Secara optimal, ia akan tinggal diam sampai apa yang dianggap sebagai masa jabatan penuh pada akhir minggu ke-37.

Minggu 25

Peri gigi melayang-layang di atas bayi Bunda minggu ini, karena gigi “dewasa” permanen bayi tumbuh dalam tunas tinggi di dalam gusinya. Tetapi peri akan harus menunggu lama – gigi dewasa ini tidak akan masuk sampai gigi bayi (juga disebut gigi primer) mulai rontok sekitar usia enam tahun. Sementara itu, saraf di sekitar daerah mulut dan bibir menunjukkan lebih banyak sensitivitas sekarang, mempersiapkan bayi untuk tugas yang sangat penting untuk menemukan puting susu dan menyedot makanan. Refleks menelannya juga berkembang, tetapi untuk saat ini yang dia ambil hanyalah cairan ketuban. Ginjalnya memproses cairan, dan keluar dari tubuhnya sebagai urin bayi.

Garis hidup penting itu, tali pusar, tebal dan tangguh sekarang. Vena tunggal dan dua arteri mengalir melaluinya, terbungkus dalam zat agar-agar yang kuat yang mencegah kerutan dan simpul dan dapat mengatur aliran darah antara plasenta dan bayi.

Minggu 26

Merasa seperti bayi Bunda memantul di dinding? Tidak heran – tempat tinggalnya menjadi cukup nyaman akhir-akhir ini. Mengukur dari ujung rambut sampai ujung kaki, ia, rata-rata, lebih dari satu kaki tingginya dan sangat mungkin berbobot lebih dari dua kilogram. Sebagian besar keuntungan ini ada di tulang dan jaringan – dia masih cukup ramping, dengan sedikit lemak tubuh. Lemak akan dibiarkan selama trimester ketiga, semakin baik untuk membuatnya hangat ketika dia meninggalkan kenyamanan rahim Bunda yang dikendalikan oleh iklim.

Tautan yang berhubungan:

Untuk mendukung pertumbuhan tubuh janin, tulang belakang menjadi lebih kuat dan lebih kenyal. Meskipun tidak lebih dari rentang rata-rata tangan orang dewasa, sekarang terdiri dari 150 sendi dan sekitar 1.000 ligamen.

Perkembangan Janin Minggu 18 Sampai 21

Perkembangan Janin Minggu 18 Sampai 21

Lihat apa yang terjadi dengan bayi Bunda di bulan kelima kehamilan Bunda.

Minggu 18

Pusaran dan lingkaran unik yang menjadi sidik jari bayi Bunda mulai muncul di ujung jari-jarinya minggu ini. Tangannya mulai membuat gerakan menggenggam, dan dia bahkan mungkin mulai mengisap ibu jarinya. Kebiasaan menenangkan diri ini dapat bertahan sampai masa kanak-kanak anak dan seterusnya, tetapi semua anak akhirnya menyerah.

Plasenta, organ pemelihara yang sangat penting, sekarang hampir sebesar bayi itu sendiri. Selain memberinya nutrisi dan oksigen yang stabil, massa goblok yang gelap ini juga menerima produk limbah dari darah janin dan menyimpannya dalam darah Bunda. Limbah tersebut kemudian disaring oleh ginjal Bunda.

Minggu 19

Selamat datang di bulan kelima kehamilan ! Inilah bukti bahwa hidup adalah siklus tanpa akhir: kurang dari setengah tahun yang lalu bayi Bunda hanya telur sendiri, tetapi sekarang, jika ia perempuan, ia punya telur sendiri. Pada minggu ini, ovarium janin perempuan telah mengembangkan folikel kecil yang menampung semua telur yang pernah ia miliki – sebanyak enam juta. Beberapa folikel ovariumnya bahkan dapat tumbuh dan berkembang, berkat hormon-hormon wanita supercharged yang mengalir dari Bunda ke bayi. Tetapi telur-telur kecil ini, atau sel telur, tidak pernah berkembang sampai titik ovulasi. Itu tidak akan terjadi selama bertahun-tahun – tidak sampai gadis kecil Bunda mencapai pubertas.

Di seluruh tubuh bayi, saraf dilapisi dengan zat berlemak yang disebut myelin, yang mengisolasi saraf sehingga impuls dapat mengalir dengan lancar. Sentuhan selimut lembut, suara suara Bunda: semua hal ini akan dibawa oleh jalur cepat ini dari organ sensorik ke otak.

Minggu 20

Kirim bersorak, pop sebotol jus anggur berkilau – Bunda dan bayi Bunda telah mencapai titik tengah kehamilan. Berikut ini adalah waktu pertumbuhan dramatis untuk si kecil Bunda, yang, rata-rata, sekarang berukuran hingga 8 inci dari kepala ke pantat, dan beratnya mencapai satu pon. Dia datang jauh sejak hari-harinya sebagai bintik mikroskopis, tetapi dia masih memiliki banyak hal yang harus dilakukan: saat lahir , rata-rata bayi yang baru lahir memiliki panjang 18 hingga 21 inci dan berat 6 hingga 9 pound.

Detak jantung janin semakin kuat sekarang. Pada bagian akhir trimester kedua, wusss wusss yang khas dapat dideteksi dengan perangkat pemantauan di rumah sederhana (tersedia di beberapa toko obat). Jantung bayi berdetak cepat – sekitar dua kali lebih cepat dari jantung Bundanya.

Minggu 21

Apa yang diimpikan oleh bayi di dalam rahim? Pertanyaan menarik ini muncul dalam beberapa minggu mendatang ketika pola tidur bayi Bunda mulai muncul (meskipun, menurut sebagian besar penelitian, mimpi mungkin tidak dimulai sampai sekitar minggu ke 28). Kapan si kecil tertidur? Bunda mungkin dapat mengetahui apakah gerakannya menunjukkan pelambatan yang ditandai pada waktu tertentu dalam sehari. Beberapa ilmuwan menyarankan bahwa kebiasaan makan dan tidur Bunda serta tingkat cahaya dan kebisingan di sekitar Bunda berfungsi sebagai sinyal dan membantu bayi mengatur jam internalnya agar sesuai dengan dunia luar bahkan sebelum kelahiran.

Tautan yang berhubungan:

Pada titik ini dalam perkembangannya, otak bayi mulai tumbuh dengan sangat cepat, terutama dalam apa yang disebut matriks germinal. Struktur ini jauh di tengah-tengah otak berfungsi sebagai semacam pabrik untuk sel-sel otak dan menghilang tak lama sebelum kelahiran. Tetapi program ekspansi otak yang menakjubkan terus berlanjut, karena kapasitasnya terus tumbuh hingga usia lima tahun.

Perkembangan Janin Minggu 14 Sampai 17

Perkembangan Janin Minggu 14 Sampai 17

Lihat apa yang terjadi dengan bayi Bunda di bulan keempat kehamilan Bunda.

Minggu 14

Tepuk-tepuk diri Bunda dan punggung – dan tepuk bayi Bunda juga! Bunda berdua telah mencapai trimester kedua – yang disebut “fase bulan madu” kehamilan . Bayi Bunda tumbuh dengan pesat, demikian juga rahim Bunda, itulah sebabnya Bunda mungkin mengalami benjolan perut yang mencolok pada saat ini, atau setidaknya menemukan bahwa pakaian Bunda lebih kencang. Pada titik ini dalam perkembangan bayi Bunda, ekspresi mulai berkedip di wajahnya – sedikit kemenangan dan seringai. Tapi ini hanyalah pelenturan otot, bukan indikasi suasana hati. Melenturkan otot-mulut sangat penting: gerakan mengisap ini adalah refleks paling dasar bagi bayi Bunda dan akan memungkinkannya untuk makan.

Bayi sekarang memiliki berat sekitar satu ons, tetapi pada akhir trimester ini pada 28 minggu, beratnya akan mencapai dua pon. Panjangnya sekitar tiga inci sampai satu kaki. (Perlu diingat bahwa semua bayi tumbuh pada tingkat yang berbeda – angka kami adalah rata-rata).

Minggu 15

Apakah bayi Bunda akan botak seperti bola es, atau muncul dengan pel rambut gelap? Itu sekarang sedang diputuskan, seperti rambut tumbuh di kulit kepala. Rambut juga muncul sebagai alis dan juga pada bagian tubuh bayi lainnya. Kaki, punggung, dan perut bayi ditutupi oleh bulu halus berbulu halus yang disebut “lanugo,” yang sebagian besar akan hilang sebelum lahir. Apakah rambut ini hanya peninggalan dari manusia gua berbulu kita, atau apakah itu melayani beberapa tujuan perlindungan di dalam rahim? Para ilmuwan belum tahu pasti.

Fakta yang mengejutkan: Seperti makhluk laut kecil, bayi Bunda bisa bernapas “di bawah air.” Mulai dari sepuluh hingga lima belas minggu, janin menghirup dan mengeluarkan sejumlah kecil cairan ketuban. Ini membantu paru-paru untuk tumbuh dan berkembang.

Minggu 16

Di suatu tempat sekitar tiga inci panjangnya, bayi Bunda cukup besar hari ini untuk membuat dirinya dikenal dunia luar. Setiap hari sekarang – biasanya antara minggu 16 dan 20 – dia akan menabrak dinding kantung ketuban, menghasilkan kepakan kecil dan gelitik yang Bunda akan merasa sebagai “mempercepat.” Sebuah USG mungkin bisa mendeteksi organ-organ seksual bayi Bunda, dan monitor eksternal bisa mengambil benturan hati mungilnya, yang sekarang memompa 25 liter darah per hari untuk setiap sudut tubuhnya tumbuh.

Baik di wajah dan tubuh, bayi ini terlihat lebih manusiawi. Kepala dan lehernya lebih tegak sekarang, dan proporsinya menjadi lebih “normal.” Matanya sekarang telah bergerak dari sisi ke tengah wajah. Kelopak mata tertutup rapat, dan tidak akan terbuka lagi sampai bulan ketujuh kehamilan .

Minggu 17

Kata kosakata dalam seminggu: meconium. Goo hitam ini, kotoran pertama bayi Bunda, adalah produk dari kehilangan sel, sekresi pencernaan dan menelan cairan ketuban. Saat kehamilan berlanjut, meconium mulai menumpuk di usus. Ini akan muncul – biasanya setelah lahir , meskipun kadang-kadang dalam rahim – sebagai kotoran bayi pertama!

Tautan yang berhubungan:

Bayi melekat erat pada plasenta melalui tali pusar, yang tumbuh lebih tebal dan lebih kuat, berkat darah dan nutrisi yang terus mengalir melalui itu. Kerangkanya berubah dari tulang rawan lunak menjadi tulang. Tulang-tulang ini tetap fleksibel, sehingga paket yang berharga ini dapat melewati lebih mudah melalui jalan lahir.

Perkembangan Janin 9 Sampai 13 minggu

Perkembangan Janin 9 Sampai 13 minggu

Lihat apa yang terjadi dengan bayi Bunda di bulan ketiga kehamilan Bunda.

Minggu 9

Suatu saat dalam beberapa hari terakhir, gelombang otak pertama yang terdeteksi terdeteksi mengalir di kepala bayi Bunda. Pikiran macam apa yang mungkin dia pikirkan? Panjangnya hampir satu inci, kira-kira sebesar jari kelingking Bunda.

Laki-laki atau perempuan? Jawaban untuk pertanyaan terbesar kehamilan sebenarnya diselesaikan tujuh minggu yang lalu, pada saat sel telur dibuahi ketika sperma berkontribusi baik kromosom Y, yang akan membuat anak laki-laki, atau kromosom X, yang membuat seorang gadis. Tetapi sampai titik ini dalam perkembangannya, embrio belum memiliki tanda-tanda gender. Minggu ini, gonad, atau kelenjar reproduksi, muncul. Mereka adalah awal kecil dari testis atau ovarium. Tapi jangan terburu-buru untuk mendapatkan ultrasound Bunda dulu – organ-organ seks kecil itu tidak akan terlihat selama enam hingga delapan minggu.

Otot bayi tumbuh dan semakin kuat, dan gerakannya meningkat. Siku, lutut, dan sendi tungkai lainnya dapat dibedakan. Kapan saja sekarang, kuku kaki akan muncul di ujung jari kaki pemula.

Minggu 10

Hore! Bayi Bunda hampir siap untuk lulus! Dia memasuki tahap terakhir perkembangan embrionik pada titik ini, dan dalam minggu berikutnya dia akan membuat lompatan besar dari “embrio” menjadi “janin.” Semua struktur internal dan eksternal esensialnya sudah ada; dengan kata lain, ia memiliki semua komponen tubuh yang sama dengan yang Bunda lakukan. Panjangnya lebih dari satu dan seperempat inci sekarang, atau sekitar panjang jari telunjuk Bunda dari ujungnya ke sambungan pertama.

Usus, yang telah berkembang di dalam tali pusat, kini mulai menyelinap ke dalam rongga perut embrio. Genitalia masih hampir mustahil untuk dilihat dengan USG .

Ekor bayi telah menghilang sekarang. Lengannya gemuk sekarang, dan kedua tangannya hampir bisa saling menyentuh ketika mereka bergerak di depan perutnya yang membuncit. Telinga hampir sepenuhnya berkembang, baik di bagian luar kepala dan di telinga bagian dalam. Selera perasa melelehkan permukaan lidah yang sangat kecil. Kelopak mata berbaring setengah tertutup dekat mata kecil, yang sudah memiliki beberapa warna yang akan mereka miliki saat lahir .

Minggu 11

Luangkan waktu sejenak untuk merayakan dengan bayi Bunda minggu ini: Bunda berdua telah mencapai tonggak sejarah. Risiko malformasi serosa turun tajam pada titik ini dalam kehamilan Bunda, dan begitu pula risiko keguguran. Pekerjaan utama menghasilkan organ, anggota badan, dan bagian tubuh lainnya sebagian besar selesai. Pada titik ini, bayi Bunda telah melakukan transisi dari embrio ke janin. Mengapung dalam sekitar 1,5 ons air mandi amnion hangat, dia sekarang sekitar selama klip kertas – dan jauh lebih menarik! Dalam waktu kurang dari semester sekolah rata-rata, bayi Bunda telah tumbuh dari organisme bersel tunggal menjadi kompleks yang terdiri dari jutaan sel yang berbeda. Sekarang prosesnya kurang tentang mewujudkan bagian tubuh dan lebih banyak tentang membiarkan bagian itu tumbuh dan berkembang.

Setiap jari dan kaki terlihat jelas sekarang – tidak ada lagi anyaman seperti bebek – dan gigi tumbuh dalam soket gigi kecil. Gigi akan tetap tersembunyi saat lahir, hanya untuk mencabut gusi bayi sebagai titik di tahun pertama, yang mengarah ke senyum gigi menggemaskan pertama dan beberapa rasa sakit gigi yang buruk juga.

Minggu 12

Pada minggu ini, bayi Bunda, rata-rata, sekitar dua setengah inci panjangnya (ingatlah bahwa, setelah minggu 11, tingkat pertumbuhan bisa sangat bervariasi), dan dapat dipeluk dengan pas dalam sendok sup. Struktur dasar otaknya sekarang ada, dan massa otak tumbuh setiap saat.

Beberapa fungsi pencernaan penting dimulai sekitar minggu ini. Pankreas mulai memproduksi insulin, hormon yang mengatur kadar gula darah. Hati mulai mengeluarkan empedu, cairan kehijauan tebal yang disimpan dalam kantong empedu yang membantu tubuh mencerna lemak.

Meskipun masih belum cukup “imut” janin mulai terlihat lebih seperti manusia sekarang. Jembatan hidung dan tulang rahang mulai membuat garis-garis wajah manusia yang sudah dikenal. Di dalam mulut, jaringan terlipat menyatu untuk membuat langit-langit mulut, atau atap mulut. Kuku muncul dari alas kuku mereka. Kuku ini bisa tumbuh cukup lama; lebih dari beberapa bayi dilahirkan yang membutuhkan manikur cepat.

Minggu 13

Selamat datang di minggu terakhir trimester pertama! Pada akhir minggu ini, bayi Bunda memiliki panjang sekitar tiga inci, dan akan pas di telapak tangan Bunda. Meskipun Bunda tidak bisa merasakan gerakannya, dia ada di mana-mana pada saat ini, lengan dan kaki melambai, tubuh menggeliat. Terkadang dia tersendat. Meskipun dia mungkin tampak gelisah, dia benar-benar hanya merasakan gandumnya, menguji kekuatan geraknya yang baru sementara dia masih memiliki ruangan – pada akhir trimester berikutnya, ruang hidupnya akan jauh lebih sempit.

Tautan yang berhubungan:

Organ seksual eksternal mulai muncul sekarang, dengan klitoris dan labia berkembang pada anak perempuan, penis dan skrotum pada anak laki-laki, tetapi organ-organ ini masih tidak dapat dideteksi dengan USG.