apakah boleh ibu hamil minum kopi

Apakah Ibu hamil boleh minum kopi

Kopi merupakan salah satu minuman favorit semua kalangan, Terdapat kandungan kafein yang bisa membangkitkan semangat saat bekerja, atau menimbulkan energi di pagi hari. Namun, sebenarnya apakah ibu hamil boleh minum kopi?

Kandungan kafein dalam kopi bisa berbahaya bagi bayi jika dikonsumsi terlalu banyak menurut Dr. Benny Johan Marpaung Sp.OG, Dokter spesialis kebidanan dan kandungan yang berpraktek di RS Bersalin Asih, Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

Dokter Benny mengatakan saat ditemui dalam acara ulang tahun kelima Orami di Penang Bistro, Jakarta Pusat.

“Kopi memiliki kandungan kafein yang terlalu tinggi, Sehingga bisa membuat mual dan muntah yang dialami ibu hamil menjadi lebih parah,”

Lebih lanjut Dokter Benny menyarankan agar ibu hamil minum kopi tidak terlalu berlebihan. Agar ibu hamil tidak menambah masalah pada perut selama hamil.

Apakah Ibu hamil boleh minum kopi

Apakah Ibu hamil boleh minum kopi
Apakah Ibu hamil boleh minum kopi

Dokter Benny yang memiliki pengalaman 16 tahun dalam menangani banyak ibu hamil ini juga menyatakan, ia tidak melarang ibu hamil minum kopi. Hanya memberikan batas tertentu untuk asupan kopi dalam sehari.

“Sebaiknya hanya dua cangkir saja sehari. Kopi apapun tak masalah, yang penting tidak melebihi ambang batas, yang bisa membuat pola makan ibu hamil terganggu dan masalah pencernaan.”

Sebaliknya teh dibolehkan dua sampai tiga cangkir per hari, karena kafein yang terkandung dalam teh lebih rendah dibandingkan kopi. Ibu hamil diperbolehkan mengkombinasi asupan kopi dan teh dalam sehari, Tetapi tidak boleh lebih dari dua cangkir dalam satu hari.

Artinya, satu cangkir teh dan satu cangkir kopi dalam sehari. Sangat disarankan memakai cangkir yang ukurannya kecil ya, Bun, agar komposisi kafien tidak berlebihan.

Risiko yang bisa terjadi jika ibu hamil minum kopi terlalu banyak

Jika Ibu hamil tidak bisa mengurangi kebiasaan minum kopi selama hamil, berikut ini adalah risiko yang bisa Bunda alami:

  • Kondisi ibu kekurangan darah atau anemia
  • Asam lambung naik ke tenggorokan atau dikenal dengan
  • Insomnia
  • Gangguan pencernaan
  • Tekanan darah tinggi
  • Tremor
  • Sering buang air kecil
  • Migrain

Kafeina, atau lebih populernya kafein juga bisa masuk ke tubuh bayi melalui plasenta hingga berdampak pada janin yang dikandung. Pada saat janin terpapar zat-zat yang ada di dalam kafeina ini dapat berpengaruh terhadap perkembangan sel-sel bayi.

Kafeina yang masuk ke dalam tubuh meningkatkan denyut jantung, sedikit meningkatkan tekanan darah, membuat ibu hamil merasa gelisah dan insomnia serta merangsang sekresi asam lambung. Kondisi-kondisi tersebut tentu saja bisa memengaruhi perkembangan janin.

Selain itu, Kopi mengandung Senyawa fenol juga dapat mempersulit tubuh menyerap zat besi, sehingga ibu hamil rentan terkena anemia sehingga ada kemungkinan bayi yang dilahirkan nanti memiliki risiko terkena anemia.

Bahkan jika terlalu berlebihan mengonsumsi kafein bisa menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah atau bahkan keguguran.

Takaran kopi yang dibolehkan untuk ibu hamil

Seperti yang telah disampaikan oleh Dokter Benny, Ibu hamil minum kopi dibatasi hanya dua cangkir sehari, sekitar 200 ml kopi. Nah Bunda, Jumlah inilah yang bisa ditoleransi oleh tubuh ibu hamil dalam sehari. Dianjurkan untuk tidak melebihi takaran ini.

Selain itu, sebaiknya ibu hamil tidak minum kopi pada malam hari agar dia tidak mengalami masalah insomnia

Agar kebiasaan minum kopi diimbangi pula dengan minuman sehat, Saran Dokter Benny. Contohnya air putih, infuse water dan jus buah segar tanpa gula yang berlebihan. Cara ini bisa menetralisasi kafeina yang masuk ke dalam tubuh.

Semoga Bermanfaat Sahabat As Shidiq Aqiqah

Sumber

Alodokter

 

 

 

 

Leave a Comment