aqiqah anak dalam islam

Aqiqah anak

Di dalam islam, aqiqah anak pun tetap dilakukan. Namun, dengan cara yang benar yaitu menyembelih hewan kambing, setelah itu kepala bayi tersebut di cukur atau digunduli, dan melumurinya dengan minyak wangi. Hal ini pun dijelaskan dalam hadist yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibbah yang berbunyi “Dari Aisyah RA ia berkata: Dahulu orang-orang pada masa jahiliyah, apabila mereka mengaqiqah untuk seorang bayi mereka melumuri kapas dengan darah aqiqah. Ketika mencukur rambut bayi mereka melumurkan pada kepalanya”. Maka Nabi Muhammad ﷺ bersabda, “Gantilah darah itu dengan minyak wangi”. Dalam sejarah islam tercatat bahwa Nabi Muhammad ﷺ juga menggelar aqiqah untuk kedua cucunya dari anaknya Fatimah, Hasan dan Husein.

Aqiqah anak

aqiqah anak
aqiqah anak

Memutus dan melubangi dalam bahasa Arab عقيقة aqiqah anak dan ada pula yang mengatakan bahwa aqiqah anak adalah nama bagi hewan yang disembelih, dinamakan demikian karena lehernya dipotong, dan dikatakan bahwa aqiqah merupakan rambut yang dibawa si bayi ketika lahir. Adapun aqiqah anak berdasarkan maknanya secara syari’at adalah hewan yang disembelih untuk menebus bayi yang dilahirkan.

Aqiqah berarti menyembelih hewan kambing atau domba pada hari ke tujuh kelahiran seorang anak. Menurut bahasa, aqiqah berarti pemotongan. Hukumnya sunah muakadah bagi mereka yang mampu, bahkan sebagian ulama menyatakan wajib.

Hukum Aqiqah Anak menurut Islam

Hukum Aqiqah Anak menurut Islam
Hukum Aqiqah Anak menurut Islam

Nabi Muhammad ﷺ melaksanakan aqiqah untuk kedua cucunya, tetapi terdapat 3 pendapat ulama menurut madzhab Syafi’i dalam masalah status hukum aqiqah yaitu wajib, sunnah mu’akkad, dan sunnah.

Syarat Hewan Aqiqah

Syarat Hewan Aqiqah
Syarat Hewan Aqiqah

Hewan yang diperbolehkan disembelih untuk aqiqah anak sama seperti hewan yang diperbolehkan disembelih untuk kurban, dari sisi usia dan kriteria. Selain itu terdapat persyaratan lainnya untuk hewan aqiqah anak yang akan disembelih, berikut kriterianya

  1. Hewan aqiqah anak tidak boleh cacat dalam artian buta sebelah, kurus, patah tulang dan sakit.
  2. Ketika membeli hewan aqiqah anak tidak diperbolehkan untuk patungan, sebagaimana dalam udhhiyah baik kambing/domba, atau sapi dan unta. Sehingga bila seseorang aqiqah dengan sapi atau unta hanya cukup bagi satu orang saja, tidak diperbolehkan bagi 7 orang.
  3. Daging yang sudah disembelih pada saat aqiqah anak, dilarang dijual kepada orang lain.

Aqiqah memiliki 3 hukum yaitu wajib, sunnah Mu’akkad dan sunnah. Untuk melakukan aqiqah masing-masing anak memiliki perbedaan dalam jumlahnya yaitu untuk anak perempuan 1 kambing dan anak laki-laki 2 kambing. Apabila Ayah Bunda kesulitan untuk mencari hewan kambing untuk aqiqah anak, asshidiq aqiqah menyediakan jasa aqiqah yang Sesuai dengan syari’at diatas.

 

 

 

Leave a Comment