fbpx
Cara Mengatasi Masuk Angin pada Ibu hamil

Cara Mengatasi Masuk Angin pada Ibu hamil

Masuk angin rasanya memang tidak nyaman. Terlebih lagi jika masih mengalami morningsickness pada kehamilan trimester pertama, Ibu hamil rentan terkena masuk angin.

Perubahan hormon pada ibu hamil membuat produksi gas di dalam perut menjadi berlebih, sehingga mengakibatkan perut kembung.

Sedangkan masuk angin sering ditandai gejala seperti mual, muntah, hingga tidak nafsu makan.

Kadang masuk angin bisa menjadi lebih parah, yaitu menyebabkan tubuh ibu hamil terasa lebih lemah.

Meski masuk angin bukanlah penyakit serius, Ibu hamil harus mencegah masuk angin dengan berbagai cara tepat agar dapat terus lancar beraktivitas. Lalu bagaimana Cara Mengatasi Masuk Angin pada Ibu hamil, Berikut penjelasannya

Cara Mengatasi Masuk Angin pada Ibu hamil

Cara Mengatasi Masuk Angin pada Ibu hamil
Cara Mengatasi Masuk Angin pada Ibu hamil
  1. Minum air jahe
Minum air jahe
Minum air jahe

Salah satu bahan alami yang dijadikan obat tradisional masuk angin adalah Jahe. Jahe memberikan efek hangat pada tubuh ini bisa membantu menghilangkan gas berlebih di dalam perut ibu hamil.

Dengan Bunda minum jahe hangat, maka akan menaikkan sirkulasi darah. Ketika masuk angin Bunda bisa mencoba untuk minum teh jahe yang dicampur dengan madu.

Walaupun minuman ini sangat sehat, tapi pada ibu hamil harus membatasinya untuk mencegah efek samping.

  1. Hindari makanan yang mengandung gas
Hindari makanan yang mengandung gas
Hindari makanan yang mengandung gas

Saat Ibu hamil masuk angin, sebaiknya ibu hamil menghindari beberapa jenis makanan yang yang berpotensi menciptakan gas berlebihan di dalam perut.

Hindarilah makanan atau minuman yang asam maupun makanan pedas. Tak hanya itu saja, Ibu hamil juga mengurangi konsumsi makanan yang mengakibatkan masalah terkait perut kembung.

Makanan yang mengandung gas seperti tape, jagung, kubis, kembang kol, dan lain sebagainya dapat Bunda makan di lain waktu saja ya.

  1. Mengonsumsi sayuran hangat
Mengonsumsi sayuran hangat
Mengonsumsi sayuran hangat

Ibu hamil juga bisa mengatasi gejala masuk angin dengan mengonsumsi sayuran yang hangat, Selain minum jahe.

Bunda bisa menyantap sayuran hangat yang bisa berbentuk sup atau makanan olahan sayur lainnya.

Masuk angin bisa dicegah dengan makan sayur yang sehat selagi hangat dapat membantu memenuhi kebutuhan serat.

Selain itu sup kaldu ayam yang diolah dari ayam kampung bisa membantu tubuh Bunda lebih hangat dan lebih bertenaga lho.

  1. Menggunakan mentol

Saat hamil dan sedang masuk angin, Bunda juga dapat mengurangi rasa mualnya dengan obat gosok yang mengandung mentol.

Aromanya yang segar mampu menghilangkan mual maupun pusing dan Balsem yang mengandung mentol ini bisa digosokkan pada bagian leher, dada, bawah hidung, perut dan bagian lain sesuai keluhan.

Namun penggunaannya harus tetap hati-hati dan sama sekali tidak boleh masuk ke dalam tubuh ya.

Ketika masuk angin, Bunda bisa melakukan pijatan lembut dengan salep topikal mentol tersebut.

  1. Relakskan diri
Relakskan diri
Relakskan diri

Gejala masuk angin pada Ibu hamil juga bisa sembuh karena istirahat yang cukup dan baik. Istirahat bisa membuat tubuh ibu hamil lebih nyaman dan tidak terlalu banyak bekerja.

Kecemasan dan juga stres dapat meningkatkan jumlah udara yang dihirup. Dan udara yang masuk akan meningkatkan gas pada perut bagian atas sehingga menyebabkan perut kembung pada Ibu hamil.

Oleh sebab itu, sebaiknya saat hamil tidak boleh terlalu cemas dan stres agar bisa memiliki pernapasan yang normal.

Bersantailah sejenak untuk menghilangkan rasa cemas dan juga stres tersebut. Jadi pilihlah waktu yang paling nyaman untuk Bunda merelakskan diri.

Demikian Sahabat As Shidiq Aqiqah uraian mengenai penyebab masuk angin saat hamil serta 5 cara mengatasinya.

Jadi, jangan asal langsung minum obat cair untuk atasi masuk angin, karena di dalam kemasannya pun sudah dituliskan bahwa obat tersebut tidak direkomendasikan untuk ibu hamil ya, Bun.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *