fbpx
Mimisan pada Ibu hamil

Mimisan pada Ibu hamil

Berbagai keluhan kesehatan pada ibu hamil dapat membuat khawatir, termasuk mimisan pada ibu hamil. Meski demikian, ibu hamil tidak perlu cemas berlebihan. Selama masa kehamilan mimisan dengan intensitas ringan sebenarnya tergolong normal.

Biasanya mimisan pada ibu hamil akan lebih sering terjadi saat usia kandungan sudah memasuki trimester kedua. Mimisan pada ibu hamil umumnya terjadi karena adanya perubahan hormon selama masa kehamilan.

Mimisan pada Ibu hamil

Mimisan pada Ibu hamil
Mimisan pada Ibu hamil

Ketika mengandung, suplai darah dalam tubuh ibu hamil akan meningkat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan oksigen janin. Dalam kondisi seperti ini menyebabkan pembuluh darah ibu hamil melebar, termasuk pembuluh darah hidung.

Selain itu, tekanan pada pembuluh darah halus di sekitar hidung juga ikut meningkat. Akibatnya, saluran hidung dan saluran napas menjadi bengkak, yang menyebabkan pembuluh darah menjadi lebih mudah pecah.

Mimisan pada ibu hamil mengalami pilek, sinusitis, atau alergi, serta bila selaput di dalam hidung terlalu kering akibat cuaca dingin atau berangin. Cedera pada hidung dan kondisi medis tertentu, seperti hipertensi atau gangguan pembekuan pada aliran darah, juga dapat menyebabkan mimisan saat hamil.

Pengaruh Mimisan Terhadap Kehamilan

Mimisan pada ibu hamil umumnya tidak berbahaya bagi ibu dan janin, terlebih jika hanya terjadi sesekali. Namun, Ibu hamil perlu mewaspadai jika mimisan terjadi lebih dari satu kali atau terjadi secara terus-menerus. Umumnya, Mimisan semacam itu kemungkinan berhubungan dengan peningkatan risiko perdarahan pasca melahirkan.

Cara Menghentikan Mimisan pada Ibu Hamil

Jika Ibu hamil mengalami mimisan saat hamil, Ibu hamil sebaiknya jangan panik. Tetaplah tenang dan lakukan langkah-langkah berikut ini:

  1. Duduk tegak dan tundukkan kepala sedikit.
  2. Hindari posisi tidur atau menengadahkan kepala ke atas, karena akan membuat darah menetes ke bawah bagian belakang tenggorokan.
  3. Pencet bagian bawah hidung dengan ibu jari dan jari telunjuk.
  4. Ibu hamil bernapas lewat mulut dan tekan hidung selama 10-15 menit tanpa henti.
  5. Duduk tegak atau berdiri tegak, untuk menurunkan tekanan darah di rongga hidung, agar mencegah perdarahan lebih lanjut.
  6. Kemudian, kompres hidung dengan es yang dibungkus handuk atau kain.
  7. Ibu hamil boleh tidur miring jika merasa lemas.

Untuk mencegah mimisan pada ibu hamil terulang kembali, hindari hal-hal berikut setidaknya selama 24 jam setelah mimisan:

  • Mengorek hidung
  • Tidur telentang
  • Melakukan aktivitas berat
  • Membungkuk
  • Membuang lendir (ingus) terlalu kuat

Mimisan pada ibu hamil tergolong normal dan tidak berbahaya bagi ibu hamil. Bila mimisan pada ibu hamil tidak berhenti setelah melakukan step by step di atas, atau setelah memencet hidung selama 20 menit, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Bisa jadi, kondisi tersebut adalah masalah serius yang memerlukan penanganan medis segera. Demikian Semoga Bermanfaat Sahabat As Shidiq Aqiqah

Referensi

Mimisan Saat Hamil, Tak Perlu Panik

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *